Terkini.id, Jeneponto – Seorang warga Desa Kaluku, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, inisial A (21) yang mondok di Temboro Magetan Jawa Timur terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19).
Santri pesantren di Temboro Magetan, Provinsi Jawa Timur inisial A itu dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swabnya dan masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).
Hal itu diungkapkan oleh juru bicara Tim Gugus Tugas percepatan penanganan pencegahan Covid-19 Jeneponto, Mustaufiq, Rabu, 20 Mei 2020.
Menurutnya, pihak keluarga pasien sempat menolak untuk diisolasi oleh tim medis sebagaimana layaknya pasien Covid-19 yang akan menjalani perawatan.
“Pihak keluarga sempat menolak untuk diisolasi karena pasien tersebut masuk kategori OTG,” jelas Mustaufiq.
- Ini Empat Nama Diumumkan Sebagai Calon Sekretaris Daerah Jeneponto
- Hasil Seleksi Administrasi Calon Sekda Jeneponto Telah Diumumkan, Empat Nama Lolos
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
- Wakil Gubernur Sulsel Serukan Pendampingan dan Data Akurat untuk Tekan Stunting di Jeneponto
Namun, setelah pihak keluarga dan melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas beserta tim medis bernegosiasi, keluarga pasien akhirnya mengizinkan untuk dirujuk ke Makassar.
“Pasien A telah dirujuk ke Makassar, dari informasi pasien yang masuk dalam OTG akan menjalani isolasi atau karantina di Swiss-Belhotel Makassar,” imbuh Mustaufiq.
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jeneponto itu menyampaikan Tim Gugus Tugas melalui TGC saat ini sedang bekerja melakukan tracking kepada 5 kontak erat dan 7 kontak longgar pasien.
“5 kontak erat tersebut langsung diambil swabnya, yakni terdiri dari bapak, ibu dan saudara-saudara dan 7 kontak longgar melalui Rapid Test,” ujarnya.
Mustaufiq juga mengatakan tim gugus tugas akan terus bergerak melakukan langkah strategis dan antisipatif dengan melakukan sinergitas dengan seluruh elemen.
“Kami meminta kesadaran masyarakat untuk tetap melakukan pengawasan di lingkungan sekitar terhadap warga pendatang untuk dilakukan pendataan dan pemetaan terhadap risiko penyebaran Covid-19,” tutup Mustaufiq.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
