Harga Pertamax Naik, Nicho: Ketidakbecusan Pemerintah Kelola Ekonomi Telah Menuai Hasil

Harga Pertamax Naik, Nicho: Ketidakbecusan Pemerintah Kelola Ekonomi Telah Menuai Hasil

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aktivis dan pegiat media sosial, Nicho Silalahi melontarkan sindiran keras kepada Pemerintah terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak jenis Pertamax.

Ia mengatakan bahwa ketidakbecusan Pemerintah dalam mengelola ekonomi telah berdampak kepada naiknya harga kebutuhan rakyat.

“kepada rakyat Indonesia jika kalian diam maka selamat nangis dan menikmati kenaikan harga bbm beserta efek domino yang ditimbulkannya,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Jumat, 1 April 2022.

“Ketidak becusan pemerintah dalam mengelola ekonomi telah menuai hasil dengan menaikkan harga-harga kebutuhan rakyat,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, harga Pertamax 2022 resmi naik per Jumat, 1 April 2022. Kenaikan harga Pertamax terjadi di seluruh wilayah Indonesia dengan besaran beragam.

Baca Juga

Dilansir dari Kompas, dengan adanya kenaikan yang berlaku mulai pukul 00.00 waktu setempat tersebut, harga Pertamax hari ini berada pada kisaran Rp12.500 hingga Rp13.000 per liter.

Itu berarti, harga Pertamax naik sebesar Rp3.500 hingga Rp3.600 per liter dari harga sebelumnya, yakni Rp9.000 hingga Rp9.400 per liter.

Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Irto Ginting menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM Pertamina dilakukan secara selektif.

Sebagai catatan, harga BBM yang naik hanya berlaku untuk BBM Nonsubsidi yang dikonsumsi masyarakat sebesar 17 persen.

Adapun BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sebesar 83 persen, tidak mengalami perubahan harga.

Harga Pertalite ditetapkan stabil di harga Rp7.650 per liter dan Solar subsidi harganya tetap Rp 5.150 per liter.

“Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019,” ungkap Irto Ginting, dikutip pada Jumat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.