Harga Pertamax dan Pulsa Naik, Masyarakat Sebut Jokowi Hebat Membuat Rakyat Makin Tidak Bahagia

Harga Pertamax dan Pulsa Naik, Masyarakat Sebut Jokowi Hebat Membuat Rakyat Makin Tidak Bahagia

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax ramai diperbincangkan setelah harganya resmi dinaikkan hari ini, Jumat 1 April 2022. Bukan hanya itu, harga pulsa dan kuota internet juga mengalami kenaikan akibat kenaikan PPN menjadi 11 persen.

Sehubungan dengan hal ini, masyarakat pengguna media sosial atau warganet menyebut jika Presiden Joko Widodo hebat karena membuat masyarakat makin tidak bahagia.

Masyarakat menyebut jika menjelang Ramadhan beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga sehingga masyarakat sulit menjangkau.

Tak hanya itu, aturan baru juga telah dikeluarkan untuk pengguna jalan Tol yang akan dikenakan denda bahkan ancaman penjara jika memacu kendaraan terlalu kencang. Tilang elektronik berlaku untuk semua kendaraan yang melanggar, termasuk mobil sport.

“Mulai hari ini 1 April 2022 Pertamax resmi naik dan pertalite habis alias ngilang. Pulsa dan kuota naik imbas kenaikan PPN jadi 11%, ngebut di TOL denda hingga penjara. Menjelang Puasa kebutuhan pokok pada naik, Hebat pak @jokowi membuat rakyat makin tidak bahagia”, tulis warganet, dikutip dari Twitter, Jumat 1 April 2022.

Harga Pertamax dan Pulsa Naik, Masyarakat Sebut Jokowi Hebat Membuat Rakyat Makin Tidak Bahagia
Screenshot keluhan masyarakat (Twitter).
Baca Juga

Seperti diketahui, selain BBM jenis pertamax yang mengalami kenaikan harga, pulsa dan kuota internet pun turut mengalami kenaikan imbas dari naiknya PPN menjadi 11 persen. Sejumlah provider sudah melakukan penyesuaian harga kenaikan tarif PPN.

Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo mengatakan jika kebijakan menaikkan tarif PPN 11 persen yakni untuk menjalankan amanat Undang-undang nomor 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang tertuang dlam Pasal 1 ayat 1.

Sementara itu, pemilik konter pulsa, Fatimah mengatakan jika harga paket data sudah mengalami kenaikan sebanyak 1000 rupiah menyesuaikan harga dari agen.

“Kalau kemarin harga dasarnya masih Rp 42.900, sekarang Rp 43.900”, kata Fatimah, dikutip dari laman Merdeka.com.

Harga pulsa seluler juga mengalami kenaikan, rata-rata kenaikan hanya berkisar 500 rupiah, misalnya harga awal 5000 kini dijual 5500.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.