Hari ke-4, Bupati Gowa Safari Ramadan di Dua Kecamatan Ini

Bupati Gowa dan Rombongan safari Ramadan di Somba Opu dan Bontomarannu

Terkini.id,Gowa – Bupati Gowa didampingi rombongan yakni Kejari Gowa Muhammad Basjar Rifai, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Nur Subekhi dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa Abubakar Pak melakukan safari Ramadan.

Dalam safari Ramadan yang sudah memasuki hari ke empat ini, Bupati dan rombongan mengunjungi dua lokasi masing-masing di Kecamatan Somba Opu dan Kecamatan Bontomarannu.

Lokasi kunjungan pertamanya adalah di Lapangan BSP, Lingkungan Borongraukang, Kelurahan Samata, Kecamatan Sombaopu, Senin 13 Mei 2019. Di lokasi inilah Bupati dan rombongan melakukan buka puasa bersama masyarakat.

Sedangkan lokasi kedua adalah Kampung Beru, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu tepatnya di Masjid Nurul Jannah sebagai lokasi salat tarawih berjamaah.

Bupati Adnan dalam sambutannya mengatakan Ramadan adalah momen yang paling tepat untuk introspeksi diri.  Jika ada ibadah yang dirasakan kurang di bulan sebelumnya, maka diperbaiki bersama-sama.

“Mari kita memperbaiki dan meningkatkan segala ibadah-ibadah kita jika dibandingkan di bulan sebelumnya,” ujarnya,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Adnan juga menyampaikan bahwa dalam rangka mendorong kemajuan pembangunan secara merata di setiap daerah Pemkab Gowa telah menganggarkan untuk membangun berbagai sarana dan prasarana.

“Misalnya di Kecamatan Sombaopu akan dibangun pedestrian, revitalisasi Museum Balla Lompoa dan Istana Balla Lompoa, serta RTH Lapangan Discovery Syekh Yusur,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Gowa  Risal Sulaiman saat memberikan ceramah tarawih menyampaikan hakikat perintah puasa Ramadhan.

Yang mana diwajibkan atas kalian (umat muslim) untuk berpuasa, sebagai mana yang telah diwajibkan atas manusia sebelum kalian.

“Jadi selain umat muslim agama lainnya baik Yahudi maupun Nasrani semuanya berpuasa. Hanya saja ibadah-ibadah yang dilakukan berbeda saat berpuasa, seperti orang Yahudi dan Nasrani tidak melakukan sahur saat berpuasa, berbeda kita diwajibkan untuk sahur,” ujarnya.

Hal lainnya yakni pada saat berbuka puasa. Umat Nasrani dan Yahudi melakukan buka puasa ketika telah melihat bintang atau sekitar pukul 9 malam, berbeda dengan umat muslim mereka berbuka di saat terbenam fajar.

Di kesempatan yang sama Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni memimpin Safari Ramadan keempat di Kecamatan Bungaya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini