Terkini.id, Jakarta – Korban tewas akibat virus corona (2019-nCoV) hingga hari ini tercatat mencapai 630 orang, setelah adanya laporan 69 kematian baru di provinsi Hubei.
Dalam berita hariannya, komisi kesehatan Hubei juga mengonfirmasi ada 2.447 kasus baru di provinsi tersebut, tempat wabah berasal.
Jumlah kematian di provinsi Hubei tengah Cina sejak wabah telah meningkat 69-618 pada hari Kamis, lapor televisi pemerintah Cina pada hari Jumat, 7 Februari 2020.
Ada lebih dari 2.447 kasus yang terdeteksi di Hubei, pusat wabah, sehingga total ada 22.112 kasus di provinsi tersebut. Sebagian besar kematian baru terjadi di ibukota provinsi Hubei, Wuhan, tempat virus itu diyakini berasal.
Pada kamis 6 Februari lalu, Wuhan melaporkan 64 kematian baru, angka ini naik dibanding Rabu yang tercatat ada 52 orang. Sebanyak 478 orang di Wuhan kini telah meninggal karena virus.
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
- Santomo Hadirkan Layanan GoMolis, Solusi Motor Listrik untuk Ojol di Makassar dan Surabaya
Dilaporkan juga kasus baru virus corona di Wuhan mengalami peningkatan menjadi 1.501 pada Kamis. Korban terbaru datang setelah konfirmasi kematian seorang dokter China yang mencoba memperingatkan dunia tentang virus corona baru.
Li Wenliang, 34, adalah dokter spesialis mata di sebuah rumah sakit di Wuhan, kota yang paling parah dilanda wabah. Dia dan tujuh orang lainnya ditegur oleh polisi Wuhan bulan lalu karena menyebarkan informasi “ilegal dan salah” tentang virus corona.
Li telah memberi tahu sekelompok dokter di media sosial China tentang tujuh kasus yang dilihatnya dan memposting gambar hasil tes sebagai upaya membantu dokter lain menangani virus corona ini.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Kamis (6 Februari) terlalu dini untuk mengatakan bahwa wabah virus corona China sedang memuncak, tetapi negara itu telah mencatat hari pertama adanya penurunan jumlah infeksi baru.
Dr Mike Ryan, pakar kedaruratan utama WHO, mengatakan sangat sulit untuk membuat prediksi tentang perjalanan penyakit yang pertama kali dilaporkan di pusat kota Wuhan pada akhir Desember lalu.
“Kami masih berada di tengah-tengah wabah yang hebat. Ada siklus penularan, dan kami mungkin melihat kasus-kasus itu meningkat dalam beberapa hari mendatang. Tetapi setidaknya untuk saat ini, semuanya stabil,” kata Ryan pada konferensi pers.
“Tetapi 4.000 kasus atau hampir, 3.700 kasus virus korona yang dikonfirmasi dalam satu hari, bukan apa-apa untuk dirayakan dan tentunya masih merupakan kekhawatiran besar,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
