Terkini, Jeneponto – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-122, Kodim 1425 Jeneponto terus meningkatkan pengerjaan pada beberapa sasaran fisik di Desa Tuju, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat, 4 Oktober 2024.
Program fisik seperti, perintisan jalan sepanjang 2830 meter, pembangunan jembatan, plat duiker, serta talud dan rehabilitasi rumah tidak layak huni yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-122 Kodim 1425 Jeneponto itu tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf. Muh Amin mengatakan, sasaran fisik pada hari ketiga meliputi pembangunan jalan desa, rehabilitasi rumah warga yang tidak layak huni, serta perbaikan fasilitas umum seperti jembatan dan saluran irigasi dan talud.
“Kami ingin memastikan bahwa hasil dari TMMD ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Fokus kami hari ini adalah memastikan semua sasaran fisik berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ujar Letkol Inf. Muh Amin.
Sementara itu, Babinsa Desa Tuju, Serda Muh. Ali mengatakan, masyarakat sangat antusias membantu dalam pelaksanaan program fisik Satgas TMMD ke-122.
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Ringkus Residivis Pelaku Curas yang Sebabkan Korban Luka Berat
- Ashabul Kahfi Jabat Plt Ketua PAN Sulsel, Farah Puteri Nahlia Beri Ucapan Selamat
- Tim Wasev TNI AD Tinjau Langsung Dedikasi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto
- Polres Jeneponto Akan DitindaK Lanjuti Kasus MBG Rumbia, Hasil Lab Jadi Bukti Kuat
- OJK Sulselbar Pacu Akselerasi Akses Keuangan Sektor Kakao di Sulawesi
“Keterlibatan warga sangat penting dalam mempercepat proses pembangunan. Mereka ikut bergotong-royong bersama kami, mulai dari mengangkut material hingga pengerjaan di lapangan, masyarakat sudah puluhan tahu mengimpikan program tersebut,” tuturnya.
Respon positif juga datang dari warga Desa Tuju yang menjadi sasaran TMMD. Salah satu warga Desa Tuju, Dg Malli (49), menyampaikan rasa syukur atas kehadiran TMMD di desanya.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jalan, ini akan memudahkan akses kami ke pasar dan sekolah,” ucap Dg Malli dengan penuh haru.
TMMD Ke-122 di Jeneponto direncanakan akan berlangsung selama 30 hari dengan melibatkan ratusan personel TNI yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan warga setempat.
Selain sasaran fisik, program ini juga mencakup penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian, dan kegiatan sosial lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan TMMD ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong-royong antara TNI dan masyarakat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
