“Dan stop bicara lingkungan kalau kita belum mampu memilah sampah dari rumah kita sendiri,” sambung Munafri.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengungkapkan bahwa produksi sampah Kota Makassar saat ini mencapai sekitar 1.036 ton per hari.
Sementara kemampuan pengangkutan sampah yang dimiliki pemerintah baru mampu menjangkau sekitar 67 persen dari total timbulan sampah yang ada.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan besar yang tidak mungkin diselesaikan pemerintah sendiri tanpa dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Masih banyak sampah yang belum tertangani. Karena itu kita membangun kolaborasi lintas sektor dan lintas perangkat daerah agar tercipta ekosistem yang mampu menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh,” jelasnya.
- PSMTI Sulsel Apresiasi Cathlyn Yvaine Lesmana dan Seluruh Calon Paskibraka Terpilih 2026
- Wali Kota Makassar Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Semarak Hari Bhayangkara ke-80
- Wakil Ketua DPRD HAR: Pemimpin Harus Menjadi Teladan untuk Mewujudkan Gowa yang Maju dan Berintegritas
- Pegadaian Area Makassar 2 Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako untuk Masyarakat Gowa
- Libur Sekolah, Asmo Sulsel Ingatkan Orang Tua Utamakan Keselamatan Saat Membonceng Anak
Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Makassar akan menerapkan sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment) dalam berbagai kegiatan dan event yang diselenggarakan di Kota Makassar.
Setiap penyelenggara kegiatan akan didorong menerapkan pengelolaan sampah yang baik dan memastikan tidak meninggalkan sampah setelah acara berakhir.
Selain itu, Munafri juga mendorong pengembangan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah organik menjadi kompos yang dapat mendukung program urban farming.
Hasil urban farming tersebut nantinya dapat dipasarkan melalui pasar tani, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), maupun kelompok masyarakat lainnya.
“Ini harus menjadi siklus yang tidak boleh berhenti. Sampah organik yang dikelola dengan baik akan kembali menjadi sumber manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
