Haris Pertama: Makin Banyak Orang Hobi Hina Agama dan Memecah Belah Persatuan

Haris Pertama: Makin Banyak Orang Hobi Hina Agama dan Memecah Belah Persatuan

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama menilai bahwa semakin banyak orang yang suka menghina agama dan memecah belah persatuan.

Ia pun menyerukan bahwa hal-hal yang berbau perpecahan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) harus dilawan bersama.

“Makin banyak sekali orang yang hobi menghina agama dan memecah belah persatuan dan kesatuan,” kata Haris Pertama melalui akun Twitter pribadinya pada Kamis, 17 Maret 2022.

“SARA harus kita lawan bersama, jangan biarkan bertambah subur di negeri ini,” sambungnya.

Dalam cuitannya yang lain, Haris Pertama mengomentari pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang meminta Polri menindak pendeta yang meminta 300 ayat Alquran dihapus.

Baca Juga

Haris Pertama menilai bahwa pendeta tersebut sebaiknya bukan hanya ditindak, tapi dihukum seberat-beratnya.

“Orang yang suka menghina agama harus dihukum seberat-beratnya,” tegas Haris Pertama.

Dilansir dari Suara, Mahfud MD meminta Polri menyelidiki tayangan video seorang pria bernama Saifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat di AlQuran karena menimbulkan kegaduhan.

Mahfud MD menilai pernyataan Saifuddin Ibrahim, yang mengaku sebagai seorang pendeta, meresahkan dan berpotensi memecah belah umat beragama di Indonesia.

“Itu bikin gaduh dan bikin banyak orang marah,” kata Mahfud MD, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 16 Maret 2022.

“Oleh sebab itu, saya minta kepolisian segera menyelidiki itu dan kalau bisa segera ditutup akunnya, karena kabarnya belum ditutup sampai sekarang,” sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.