Terkini.id, Jakarta – Ketua KNPI, Haris Pertama turut menanggapi mengenai klarifikasi Irjen (Purn) Benny Mamoto terkait video viralnya yang menceritakan mengenai kasus kematian Brigadir J.
Haris Pertama lantas menyebut klarifikasi Benny Mamoto itu hanya sebagai alasan saja, sehingga dirinya pun meminta kepada Timsus Mabes Polri untuk periksa Benny Mamoto.
Terkait hal ini, Haris Pertama menyebut jika rekening dan Hp milik Benny Mamoto harus diperiksa karena dugaan bahwa dia terlibat dalam skenario pembunuhan brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo pada bulan Juli 2022 lalu.
Narasi tanggapan Haris Pertama terkait klarifikasi Benny Mamoto ditulis melalui cuitannya di media sosial Twitter yang dilihat pada, Kamis 11 Agustus 2022.
“Alasan saja, Timsus Mabes Polri harus memeriksa pak Benny Mamoto. Cek rekening dan HP beliau, karena dugaan di masyarakat bahwa Pak Benny Mamoto terlibat dalam skenario tembak menembak”, kata Haris Pertama.

- Haris Pertama Minta Denny Siregar Ditangkap: Telah Melecehkan Institusi Polri
- Haris Pertama Heran Kasat Narkoba Terlibat Kasus Narkoba: Piye Toh
- Haris Pertama: Ancaman Mulai Berdatangan dari Orang-orang yang Kritis Terhadap Kasus Pembunuhan Brigadir J
- Deolipa Yumara Dicabut Jadi Pengacara Bharada E, Haris Pertama: Makin Runyam Ini Kasus!
- Pengacara Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J, Haris Pertama: Makin Liar Sekali
Sebelumnya, Benny Mamoto membuat klarifikasi mengenai video viralnya terkait pernyataannya mengenai kematian Brigadir J.
Benny Mamoto menyampaikan jika saat itu Kompolnas mengutip rilis resmi dari Polres Metro Jakarta Selatan.
Alasan mengutip rilis resmi Kapolres Metro Jakarta selatan dikarenakan Kompolnas tidak memiliki kewenangan melakukan penyelidikan seperti Komnas HAM.
Dalam video yang beredar, Benny Mamoto menyampaikan jika dirinya perlu turun langsung dan melihat langsung bukti yang ada.
Selain itu Benny Mamoto menyampaikan awal mula kasus tembak menembak itu dikarenakan Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri Ferdy Sambo.
“Jadi kasus ini kan memang berawal dari terjadinya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J yang masuk ke kamar kemudian istri Kadiv Propam, Brigadir E itu dengar langsung turun mengecek kejadian apa, setelah turun ternyata ditemui disitu ada brigadir J yang justru malah menodongkan senjata kemudian melakukan tembakan, nah kemudian terjadilah tembak menembak”, kata Benny Mamoto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
