Makassar Terkini
Masuk

Heboh Babi Panggang Usaha Rezim Jokowi Alihkan Isu? Begini Penjelasan Pengamat

Terkini.id, Jakarta – Pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai babi panggang yang menuai kontroversi.

Menurut Saiful, isu tersebut hanya merupakan upaya pengalihan isu perkara masuknya WNA Cina di tengah larangan mudik.

Tak hanya soal bipang, isu radikalisme yang akhir-akhir ini jadi buah bibir merupakan salah satu upaya rezim.

“Bisa jadi isu bipang dan radikalisme merupakan bagian dari pengalihan isu atas kedatangan warga negara China di Indonesia,” ujar Saiful dikutip dari Rmol, Minggu 9 Mei 2021.

Seperti yang diketahui, perkara banyaknya WNA Cina masuk ke Indonesia telah mendapatkan komentar dan kritik dari publik.

Mengingat, di tengah larangan mudik, pemerintah malah mengizinkan warga negara lain masuk ke luar negeri.

Saiful menilai hal tersebut seakan akan pemerintah lebih menyayangi warga asing dibandingkan warga negara sendiri.

“Seolah pemerintah lebih sayang kepada WNA China daripada warga negaranya sendiri,” ujar Saiful.

Saiful mengkritik dimana warga Cina bisa berkeliaran dengan bebas sedangkan warga Indonesia dikekang dengan adanya larangan mudik.

Padahal, kata Saiful, mudik merupakan tradisi yang kental di masyarakat Indonesia.

“Warga negara China diperbolehkan berlalu lalang datang ke Indonesia, tapi warga negara sendiri dilarang mudik yang cukup sakral di Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, dikabarkan warga negara asing berasal dari Cina telah memasuki wilayah Indonesia sejak awal bulan Mei ini.

Sedikitnya, ada sekitar 288 WN China yang masuk ke Indonesia secara bergelombang hingga menuai kritik dari publik.

Tak berselang lama, publik digemparkan dengan video pidato Jokowi yang dinilai seakan-akan mempromosikan babi panggang kepada umat Islam.