Heboh Foto Pocong di Google Maps, Ini Pengakuan Fotografer yang Memotretnya

Terkini.id – Lini masa media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh penampakan hantu pocong yang muncul di Google Maps. Lokasi pocong tersebut berada di Kedungwaru Kidul, Demak, Jawa Tengah.

Sejumlah warganet pun meyakini jika sosok yang muncul merupakan makhluk astral alias pocong.

Jika ditelusuri, foto mengandung penampakan hantu tersebut memuat keterangan pengunggah yaitu ARTBiZ360 – JASAVR. Keterangan tersebut mengarah ke akun Instagram @artbiz.360.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Perempuan Tidak Bisa Baca Maps

Nah, rupanya, pemilik akun artbiz tersebut adalah seorang fotografer bernama Tarbis Ribowo. Ia menuturkan bahwa foto itu sebenarnya diambil pada 2 tahun lalu dengan menggunakan kamera mode malam.

“Niatnya ingin ambil pemandangan #milkyway karena saat itu langit sedang cerah-cerahnya. Ohya foto ini kuambil bukan sore hari ya, bukan waktu maghrib. Foto ini kuambil malam jam 9 mau 10…. Asal jeprat-jepret sih waktu itu. Waktu itu hasilnya engga terlalu terang sih, karena saat itu masih coba-coba kupelajari teknik motretnya. Nah setelah pulang, foto ini kuedit biar manis dan agak terang,” tulis Tarbis Ribowo di akun Instagramnya baru-baru ini.

Baca Juga: Viral! Pengemudi Mobil Terjebak di Rute Maut Akibat Peta Online

Pria berusia 29 tahun ini mengaku tidak mengetahui bagaimana asal mula fotonya bisa viral.

“Saya gak tahu yang sadar pertama kali, saya lihat sendiri ada yang share foto captured di Facebook. Waktu itu belum viral banget, karena cuma grup di kota saya,” kata Tarbis, dikutip dari Detikcom, Senin 29 Juli 2019.

Tarbis meyakini gambar dalam fotonya adalah serangga, bukan pocong

Foto: Instagram

Tarbis sendiri juga tidak terlalu yakin bahwa yang ada dalam foto jepretannya adalah sosok pocong. Ia meyakini gambar dalam fotonya itu adalah serangga yang menempel pada layar lensa.

Baca Juga: Viral! Pengemudi Mobil Terjebak di Rute Maut Akibat Peta Online

“Kayaknya bukan, saya yakin itu serangga, maklum itu sekitaran sawah semua kanan kirinya,” tuturnya.

“Bisa jadi serangga nemplok di lensa kameraku, atau bisa jadi serangga itu terbang melayang di depan lensa dengan jarak yang sangat dekat, sehingga tampak lebih besar, nah kalo mata merah itu bisa jadi lensa flare atau memang mata serangga itu sendiri,” sambungnya.

Bagikan