Terkini.id, Makassar – Ketua Umum (Ketum) Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muslim Indonesia (Mapala UMI) Makassar, Bahrum, memberikan klarifikasinya terkait pemberitaan heboh seorang mahasiswi Teknik UMI, Widya Krisnawaty (19), yang meninggal dunia saat prosesi Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diksar).
Sebelumnya, ramai diberitakan Widya meninggal akibat Diksar yang diduga dilakukan oleh Mapala UMI. Berita tersebut kemudian dibantah dengan tegas oleh Bahrum.
Lewat keterangan tertulisnya kepada Media, Rabu, 17 Juli 2019, Bahrum menyebut pemberitaan tersebut tidak benar, sebab penyelenggara Diksar tersebut bukan dari Mapala UMI.
“Yang meninggal dunia bukanlah peserta Diklatsar dari kegiatan Mapala UMI Makassar, sebab saat ini Mapala UMI sendiri belum melakukan atau belum merencanakan diadakannya diklatsar sebagai bentuk perekrutan anggota,” kata Bahrum.
“Untuk melakukan Diklatsar sangat dibutuhkan persiapan yang baik sehingga tidak menimbulkan terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan, dalam hal ini persiapan kegiatan direncanakan jauh hari sebelum dilakukannya kegiatan,” terangnya.
Mapala UMI turut berbelasungkawa

- Keluarga Korban Sebut RDP DPRD Makassar Penting untuk Mengungkap Penyebab Pasti Kematian Cucu Taufan Pawe
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Pemprov Sulsel Sidak SPBU Makassar, Stok BBM Dipastikan Aman
- 15.177 KK Tamalate Dapat Iuran Sampah Gratis, Wali Kota Makassar: Syaratnya Sampah Harus Dipilah
- Prakiraan Cuaca Sulsel Hari Ini 6 September: Waspada Angin Kencang dan Udara Panas
- Pelindo dan BNN Sulsel Perkuat Edukasi Anti Narkoba di SMA Negeri 1 Makassar
Seharusnya, kata Bahrum, pihak media dalam membuat berita harus memperjelas secara detail dan benar siapa yang melakukan kegiatan itu dan di mana kegiatan itu dilakukan.
“Kapan dan siapa saja yang terlibat dalam kegiatan tersebut harus diperjelas, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang negatif dari masyarakat terhadap organisasi kami,” tegasnya.
Kendati demikian, pihaknya juga turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut. “Semoga kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
