Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Helmi Felis menyindir keras Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha yang menyebut Presiden Joko Widodo alias Jokowi sebagai negarawan.
Helmi Felis menilai Giring Ganesha tidak memiliki nalar yang sehat. Ia juga menyebut mantan vokalis Nidji ini sebagai penjilat.
“Gak ada negarawan yang ngebet 3 periode. Giring gak sehat nalarnya,” kata Helmi Felis melalui akun Twitter @Helmi_Felis, seperti dikutip Terkini.id pada Sabtu, 11 Juni 2022.
“Jokowi kok negarawan, dasar penjilat bodoh,” sambungnya.
Sebelumnya, melalui akun Instagram @giring, Giring Ganesha menyebut PSI akan melahirkan negarawan-negarawan seperti Soekarno, Gus Dur, dan Jokowi.
- Helmi Felis ke Jokowi: Bukan Percuma Pak! Tuanya Nanti Jadi Penipu, Umbar Janji Boro-Boro Ditepati
- PPP Dukung Ganjar Melaju di Pilpres 2024, Akun Helmi Felis Singgung Lambang Ka'bah: Memalukan
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Helmi Felis Sebut Anies Baswedan Tercatat Sejarah: Kakek Sampe Neneknya Frontliner!
- Ahmad Nuril Sebut Anies Pemimpin Ibu Kota Sukses, Helmi Felis: Mau Cari yang Gimana Lagi?
Hal ini ia ungkapkan saat mengajak Warga Negara Indonesia yang memiliki misi yang sama dengan PSI untuk bergabung dalam gerakan memperbaiki politik dan pembangunan bangsa.
“Dalam kesempatan ini saya ingin mengetuk hati, mengajak siapa pun, warga negara Indonesia yang punya komitmen, yang punya visi yang sama dengan PSI tentang masa depan, untuk bergabung dalam gerakan bersama, gerakan untuk perbaikan politik dan pembangunan bangsa,” kata Giring.
Giring Ganesha menyebut, agenda perjuangan PSI saat ini adalah melanjutkan disrupsi politik. Menurutnya, disrupsi politik dibutuhkan karena tantangan bangsa masih banyak di depan mata.
“Intoleransi, korupsi, perubahan iklim masih menjadi ancaman bagi masa depan bangsa dan negara,” katanya.
Giring Ganesha mengatakan, Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi orang-orang baik, yakni pelayan masyarakat dan negarawan di parlemen dan kursi eksekutif untuk dapat menyelesaikan tantangan tangangan bangsa serta sebagai bagian dari umat manusia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan cita cita dan impiannya, yakni di masa depan nanti, PSI melahirkan negarawan-negarawan berikutnya.
“Dari PSI akan lahir Bung Hatta berikutnya, negarawan yang terus memperbaiki bangsa dari kata kata, tulisan, tindakan, gagasan dan kesederhanaannya,” kata Giring Ganesha.
“Dari PSI akan lahir Gus Dur berikutnya, negarawan pejuang toleransi kerukunan beragama. Dari PSI akan lahir Jokowi berikutnya, seorang negarawan pembangun bangsa yang setiap hari bekerja untuk melayani masyarakat,” sambungnya.
Giring Ganesha juga mengatakan bahwa PSI berusaha mematahkan stigma-stigma yang menghalangi orang baik masuk ke politik.
“Di PSI kalian tidak perlu membayar mahar untuk mendaftar menjadi anggota dewan, bahkan kelak jika terpilih, partai tidak akan memotong gaji sis dan bro, agar kalian bisa fokus bekerja,” katanya.
Giring Ganesha menyebut bahwa ini adalah bentuk komitmen PSI untuk melanjutkan disrupsi politik di Indonesia.
“Untuk itulah kami membuka pintu seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk bergabung. Mendaftarkan diri menjadi calon anggota legislatif PSI,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
