Hidup Kembali Setelah Kuburannya Digali, Warga Ini Malah Dilapor ke Polisi

Terkini.id, Sampang – Sejumlah Warga di Dusun Talempeng Bandungan, Desa Tanggumung, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, akhirnya menutup kembali kuburan yang sudah digali untuk Robi Anjal (38).

Robi Anjal, seorang warga Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat akhir pekan lalu, dikabarkan mati namun hidup lagi.

Saat hidup kembali, warga di Sampang menganggap Robi cuma tipu-tipu, hingga akhirnya Robi pun dilaporkan ke polisi.

Baca Juga: Waspada Kematian Akibat Serangan Jantung Mendadak, Anak Muda Juga Rentan...

Dilansir dari kompas.com, peristiwa tersebut bermula pada pada tanggal 23 Juli 2019 kemarin, Robi dan istrinya datang ke keraton Solo untuk meminta petunjuk terkait asal-usul ayahnya yang masih ada keturunan keraton Solo.

Akan tetapi, tidak ada satu pun pihak keraton yang menemui Robi. Robi pun memilih langkah dengan bersujud di pendapa keraton.

Baca Juga: Dianggap Sepele, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Mempercepat Kematian Anda

Setelah bersujud, Robi mengaku tidak sadarkan diri. “Sejak saat itu saya tidak sadar. Saya cuma merasa tidur, bukan mati suri seperti fitnah yang disebarkan banyak orang,” ujar Robi.

Istri Robi yang enggan disebut identitasnya, mengaku bingung karena suaminya tidak kunjung sadar selama enam jam lebih.

Orang-orang yang ada di sekitar keraton pun kebingungan sehingga dipindahkan ke tempat orang sembahyang di luar lingkungan keraton. Bahkan, dokter didatangkan untuk memastikan kondisi Robi.

Baca Juga: Dianggap Sepele, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Mempercepat Kematian Anda

“Kata dokter di Solo, suami saya meninggal karena serangan jantung. Saya masih ragu meskipun sedikit percaya atas keterangan dokter,” kata istri Robi. Setiap orang yang dikenal dihubungi agar suaminya bisa dibawa ke Sampang, Madura untuk dikuburkan.

Kemudian jasad Robi dijemput ke Solo dan diantarkan ke Sampang. Tiba di Sampang, langsung menuju pondok pesantren Karongan, Desa Tanggumung, Kecamatan Kota Sampang.

Hal itu karena wasiat Robi jauh-jauh hari, jika Robi meninggal agar dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga pesantren.

Saat tiba di Sampang, Robi tiba-tiba hidup lagi. Kata Robi, lantunan salawat dan bacaan Al-Quran yang membangunkan dirinya. Setelah bangun, Robi bertanya ada di mana.

“Saya terkejut mengapa tiba di Sampang. Padahal, terakhir saya ingat ada di keraton Solo,” imbuh pria kelahiran 18 Maret 1981 ini.

Peristiwa tersebut, dianggap akal-akalan oleh warga Sampang. Sehingga Robi dilaporkan ke Polres.

Tudingan dan laporan itu, menurut Robi dianggap tidak masuk akal. Alasannya, karena Robi mengaku tidak merugikan siapa pun.

Dirinya juga bukan siapa-siapa serta bukan orang yang ingin terkenal.

“Saya melakukan hal ini untuk apa dan buat siapa? Saya orang biasa kok,” ungkap pria yang mengklaim dirinya sering diminta bantuan orang lain untuk menyembuhkan gangguan gaib.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Subiantana, saat dikonfirmasi enggan menjelaskan panjang lebar soal peristiwa yang menghebohkan itu.

Namun, pihaknya memperoleh keterangan bahwa Robi sedang menjalani tirakat ilmu spiritual.

Kuburan Ditutup

Warga pun akhirnya menutup kuburan yang sudah digali pada Minggu 28 Juli 2019.

Abdul Halim, warga setempat mengatakan, kuburan untuk Robi sudah selesai digali sejak hari Jumat 26 Juli 2019 pagi.

Saat menggali kuburan, warga meninggalkan aktivitas lainnya lantaran diperintahkan oleh tokoh setempat agar selesai lebih awal.

Bersama warga lainnya, Abdul Halim mengaku kesal dan geram atas perbuatan Robi. Hal itu karena yang dipermainkan bukan cuma warga.

Namun, tokoh masyarakat yang sangat disegani di desanya juga dipermainkan setelah ketahuan kematiannya cuma main-main.

Bagikan