Terkini.id, Makassar — Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Maluku Bersatu menggelar aksi demo di DPRD Sulawesi Selatan. Massa mahasiswa minta Jokowi mencopot Menko Polhukam Wiranto.
Aksi demo digelar di depan Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo. Massa bergerak dari beberapa titik dan berkumpul sekitar pukul 15.00 Wita.
Diterima oleh Legislator PKS Hj Haslinda Wahab S Sos M Si dan beberapa anggota DPRD lainnya dari fraksi yang berbeda, Andre Prasetyo Tanta, H Saharuddin, A Mukhtar Mappatoba, Ady Ansar dan Jufri Sambara.
Alasan mereka meminta Wiranto dicopot terkait pernyataannya tanggal 29 September 2019 ‘banyaknya pengungsi gempa di Maluku menjadi beban pemerintah daerah maupun pemerintah pusat’.
“Mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot Menkopolhukam Wiranto dan tidak memberikan jabatan dalam pemerintahan karena tidak lagi memiliki integritas dan keperibadian yang baik,” kata jenderal lapangan, Ehrict A Kwaitota di ruang aspirasi DPRD Sulsel, jumat, 4 Oktober 2019.
- Selain Dinas Perkimtan Gowa, Polisi Juga Usut Dugaan Korupsi Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf
- Besok, DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas untuk Menguji Objek Hak Angket
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
“Kami mengecam statement Menteri Polhukam, sebab tafsiran dari pernyataan itu ialah nilai kemanusiaan masyarakat Maluku dapat diukur dengan nilai rupiah yang telah diberikan oleh pemerintah pusat sebesar 1,3 miliar, yang pada kenyataannya, bantuan yang diberikan tidak berbanding lurus dengan korban gempa bumi yang ada di Maluku,” tegas Ehrict A Kwaitota.

Dihadapan peserta aksi, Hj Haslinda Wahab yang juga Legislator PKS mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi adik-adik mahasiswa yang bergabung pada Forum Mahasiswa Maluku Bersatu, yang berikut pimpinan DPRD akan meneruskan kepada pemerintah pusat.
“Statement yang telah di sampaikan oleh salah satu pejabat negara kita, itu telah mengusik naluri masyarakat khususnya warga Maluku dan Maluku Utara,” kata aleg PKS dapil Makassar B itu
“Apapun yang terjadi di Maluku dan Maluku Utara itu adalah menjadi bagian dari tanggung jawab kami juga, Insya Allah kami akan membersamai Mahasiswa Maluku,” sambungnya.
Aksi unjuk rasa mahasiswa di kawal aparat kepolisian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.