Horor Maksimal yang Lebih Liar dan ‘Gila’ di Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

Horor Maksimal yang Lebih Liar dan ‘Gila’ di Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2
Horor Maksimal yang Lebih Liar dan ‘Gila’ di Film Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2

TERNYATA pertempuran Chelsea Islan dengan iblis belum berakhir. Kini ia harus kembali di film “Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2” Masih digarap sutradara ‘berdarah dingin’ Timo Tjahjanto.

Kali ini akan menampilkan horor yang maksimal, lebih liar dan gila…! Persiapkan diri Anda untuk menonton film yang akan meneror Anda tanpa henti..!

Dikisahkan, dua tahun setelah lepas dari teror iblis, Alfie (Chelsea Islan) dan Nara (Hadijah Shahab) mencoba melanjutkan kehidupan mereka.

Namun Alfie masih terus dihantui perasaan bersalah dan penglihatan tidak wajar.

Hingga suatu hari ada sekelompok anak muda yang menculik Alfie dan Nara ke rumah besar bekas panti asuhan. Mereka adalah Jenar (Shareefa Danish), Budi (Baskara Mahendra), Gadis (Widika Sidmore), Leo (Arya Vasco), Kristin (Lutesha) dan Martha (Karina Salim).

Mereka menculik karena ingin meminta bantuan Alfie pernah berurusan dengan iblis. Salah satu dari mereka diganggu oleh sosok hantu yang menyerupai pak Ayub, bapak angkat mereka di panti asuhan. Dia mati terbakar di ruang bawah tanah panti asuhan.

Ternyata pak Ayub merupakan seorang pemuja iblis, sama dengan almarhum ayah Alfie. Berbekal lewat buku mantra, Alfie mau tidak mau harus menolong mereka sebelum ada korban selanjutnya.

Melalui buku mantra itu, Alfie harus mengucapkan mantra-mantra asing yang sama sekali tidak diketahunya untuk memutuskan kutukan. Namun mimpi terburuk Alfie nyatanya baru dimulai dan bahaya yang menunggu semakin mengancam.

Ada banyak sosok kegelapan yang begitu haus akan jiwa bangkit untuk menjemput nyawa mereka.

Menonton film ini, penonton akan dibuat gelisah, seakan tak ada jeda sedikit pun untuk menghela nafas. Sutradara sungguh sangat berhasil memanfaatkan semua pemain untuk menyiksa para penonton. Begitu bertubi-tubi teror menerpa penonton.

Atmosfir kengerian akan tetap menguasai penonton bahkan hingga pulang ke rumah.

Chelsea Islan kembali tampil total dan penuh emosional.

Bahkan perannya kali ini lebih bagus dari film sebelumya. Banyak adegan berat yang diberikan kepada para pemeran dan entah mengapa penonton akan bisa merasakannya.

Rasa panik, resah, gelisah, dan kengerian diciptakan Timo lewat scoring dan setting film yang benar-benar bombastis dan mencekam.

Jangankan kamar yang redup atau lorong yang sepi, tetesan air pun bisa membuat penonton panik, merinding dan jantungan..!

Dengan skenario yang kuat, Timo berhasil menyatukan film kedua ini dengan yang pertama. Kisah yang ditulisnya sendiri ini memang sangat berbobot dan punya nilai lebih untuk sebuah tontonan horor.

Pertanyaan yang belum terjawab di film sebelumnya akan dijawab dengan terang benderan di film kedua ini.

Nampak jelas jika Timo terasa tak sabar meneror penonton sejak awal film, ia ingin menunjukkan ‘kegilaannya’ di sekuel kedua ini. Namun pada waktu yang bersamaan pula ia sangat cerdik untuk mengerem dan mengatur ritme kapan waktunya akan melempar kejutan-kejutan kepada penonton.

Tentu film ini dibuat tidak asal horor. Konon, butuh waktu lama bagi Timo untuk meriset lebih dalam soal ilmu hitam dan ilmu demonologi agar film kedua ini menjadi lebih berbobot dari yang pertama.

Hasilnya, Timo berhasil denngan cemerlang membuat sekuel kedua ini lehih kuat, banyak pengembangan visual, gerakan kamera, hingga wujud para setan.

Inilah salah satu film horor yang bermutu tinggi yang dibuat sineas Indonesia. Silahkan bandingkan dengan horor Hollywood yang sudah Anda tonton..! Salut buat Timo Tjahjanto.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sinopsis Film Bloodshot, Aksi Marinir yang Menjadi Super Human

Ketika Waktu Kematian Bisa Terlihat di Film ATKKM

Menguak Misteri Kematian Sang Mantan di Film Ini

Rindu Menimpa, Berikut Sinopsis Film Milea Suara dari Dilan

Parasite Bakal Diproduksi Dalam Bentuk Serial, Mark Buffalo Jadi Pemerannya?

Film Birds of Prey, Aksi Brutal Harley Quinn Tanpa Joker

Sinopsis Film Mangkujiwo, Asal Usul Kuntilanak dan Panggung Sujiwo Tejo

Film The Courier, Aksi Menegangkan di Gedung Parkir

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar