Ichwan Jacub Dorong Perusda Manfaatkan Teknologi CCTV

Pelanggaran arus lalu lintas terekam CCTV

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar Ichwan Jacub menyarankan kepada PD Parkir Makassar Raya untuk memanfaatkan Smart City dengan menggunakan aplikasi terkait dalam mengatasi permasalahan PD Parkir Makassar Raya.

“Caranya, BKO staf PD Parkir pada War Room untuk dapat memantau aktivitas perparkiran melalui CCTV. PD Parkir juga harus memanfaatkan CCTV yang ada di setiap ruas jalan utamanya di area perparkiran yang ada di Kota Makassar,” kata Ichwan.

Untuk meminimalisir kebocoran pendapatan, PD Parkir akan menggunakan CCTV untuk mendeteksi area parkir sekaligus sebagai pengawasan bila terjadi tindak kejahatan. Seperti yang akan  dilakukan Diskominfo Kota Makassar di area Kanre Rong Kanrebosi.

“Pengadaan CCTV dan aplikasi khusus pedagang,” kata Ichwan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPTD) Parkir Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Amri Pratama, menargetkan pajak parkir 2019 mengalami peningkatan.

Baca juga:

Dia merujuk pada capaian pendapatan tahun 2018 sebanyak 30 Miliar.

“Target pajak untuk 2019 sebesar 90 Miliar,” kata dia.

Amri memaparkan bahwa pembentukan UPTD baru dibentuk tahun ini untuk progres peningkatan pendapatan daerah, dalam hal menangani retribusi.

Hal itu, lantaran sudah ada PD parkir yang fokus pada pajak parkir.

“Wajib pajak yang menyelenggarakan parkir, artinya, di sini, hanya menyediakan lahan parkir terkait badan atau usaha yang melekat dengan usahanya,” ungkap dia

Komentar

Rekomendasi

Deng Ical dan Appi Ikuti Fit And Proper Test Demokrat Untuk Pilwali Makassar

Hadiri Fit And Proper Test Demokrat, UQ Sukriansyah Siap Pimpin Makassar Dalam Segala Situasi

Update 6 Juni Pasien Corona Covid-19 di Makassar

Makassar Canangkan Interaksi Terbatas dan Imunitas Tinggi Berbasis Kearifan Lokal Cegah Covid-19

Bamus DPRD Makassar Jadwalkan Reses Masa Sidang Ketiga 15-20 Juni

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar