Alumni UKIP Makassar Kecam SK DO 28 Mahasiswa dan Siap Dampingi Para Korban

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Daftar nama 28 mahasiswa yang diberi sanksi drop out oleh pimpinan UKI Paulus Makassar karena melakukan aksi demonstrasi.

Terkini.id,Makassar – Alumni Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus Makassar angkat bicara terkait sanksi drop out (DO) yang menimpa 28 mahasiswa UKI Paulus Makassar, Minggu (26/01/2020).

Sanksi DO tersebut diterbitkan pada Jumat, 24 Januari 2020 dan ditandatangani oleh Dr. Agus Salim, S.H.,MH selaku Rektor UKI Paulus Makassar.

Dari total 28 mahasiswa yang menerima sanksi, 2 orang diantaranya merupakan mahasiswa fakultas hukum, 20 orang mahasiswa fakultas teknik, dan 6 orang mahasiswa fakultas ekonomi.

Sanksi DO ini berawal dari aksi demonstrasi yang yang dilakukan oleh mahasiswa di depan kampus UKIP Makassar beberapa waktu lalu untuk menyikapi aturan organisasi kemahasiswaan (ORMAWA).

Atas sanksi tersebut, beberapa alumni mahasiswa UKIP Makassar menyampaikan kecamannya terhadap sikap pimpinan UKIP Paulus sekaligus memberikan dukungan terhadap mahasiswa yang menjadi korban.

Menarik untuk Anda:

“Saya sangat menyayangkan sikap rektor UKI Paulus Makassar atas dikeluarkannya SK Rektor atas pemecatan puluhan mahasiswa tanpa alasan yang jelas, harapan kami kepada lembaga aspiratif dan seluruh mahasiswa untuk menggalang dukungan dari semua elemen mahasiswa dan alumni siap mengawal” ujar Sinyo Batosakke selaku presiden mahaiswa UKIP periode 2009-2010.

Alumni UKI Paulus Makassar turut menilai adanya sikap anti kritik pimpinan universitas semenjak puluhan mahasiswa di DO dan menyayangkan pemecatan terhadap puluhan mahasiswa tersebut.

“Pemecatan itu bukan solusi, hal ini seperti menyuramkan masa depan mahasiswa dan tidak memanusiakan manusia. Saya bahkan pernah menduduki rektorat sewaktu menjabat sebagai presma, namun semua bisa diselesaikan dengan baik tanpa reaksi yang berlebihan seperti pemecatan” tambah Frans Bore Sampepadang selaku Presma UKIP 2006-2007.

Adapun daftar alumni yang menyatakan dukungannya terhadap mahasiswa untuk menolak sanksi tersebut yakni Frans Bore Sampepadang – Presma UKIP 2006-2007, Budi Rante – Ketua HMM UKIP 2007-2008, Sinyo Batosakke – Presma UKIP 2009-2010, Siswanto – Ketua BEM FE UKIP 2010-2011, Amos Randa Linggi – Ketua BEM FE 2009-2010, Asmady Djasman – Ketua Himatika UKIP 2009-2010, Alfius Pasodung – Ketua HMM UKIP 2009-2010, Ferbryanto Padatuan – Ketua HMM UKIP 2015-2016, dan Yosea Salbin – Ketua HME 2009-2010.

 

 

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Selain Penjelasan, Kakan Kemenag Bulukumba Hadir Juga Beri Kejelasan

Viral, Pria ini Terancam 5 Tahun Penjara Akibat Coret Dinding Musola : Saya Kafir

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar