Imbas Lockdown, Pedagang di Tegal Mengeluh Tak Bisa Makan

Lockdown
Seorang pedagang di Tegal mengeluh tak bisa makan akibat Lockdown. (Foto: Ist)

Terkini.id, Tegal – Dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19, Pemerintah Tegal, Jawa Tengah, memberlakukan kebijakan Lockdown Local atau penutupan sejumlah akses masuk dan keluar di daerahnya.

Langkah berani yang bertentangan dengan kebijakan nasional itu dilakukan setelah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi RSUD Kardinah Tegal dinyatakan positif Covid-19

Langkah tersebut berimbas pada perekonomian masyarakat. Hal itu diketahui dari sebuah video yang kini tengah beredar di media sosial.

Salah satu akun Instagram yang membagikan video tersebut yakni @faktaindo pada Senin, 30 Maret 2020.

Dilihat dari video yang beredar, tampak seorang ibu-ibu pedagang mengeluh lantaran tak punya penghasilan sama sekali akibat kebijakan lockdown dari Pemerintah Tegal.

Menarik untuk Anda:

“Tolong pak bilangin sama gubernur pak, walikotanya tak bisa ngasi solusi. Kami bisa mati kelaparan di sini, tidak makan,” ujar ibu-ibu pedagang tersebut.

Seorang pedagang di Tegal mengeluh tak bisa makan akibat Lockdown. (Foto: Instagram @faktaindo)

Ia pun meminta solusi kepada Walikota Tegal seperti pembagian Sembako atau kompensasi uang.

“Kasi jalan keluar pak, apakah pembagian Sembako atau kompensasi duit,” ujar wanita bernama Yuli ini.

“Kami jualan gak boleh, keluar rumah gak boleh, kami butuh makan pak. Anak saya 4 pak,” sambungnya.

Seorang pedagang di Tegal mengeluh tak bisa makan akibat Lockdown. (Foto: Instagram @faktaindo)

Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik itu, ia berharap adanya kompensasi uang sebanyak Rp 50 ribu per hari untuk menghidupi keluarganya sehari-hari.

“Gak usah banyak-banyak pak, Rp 50 ribu saja per hari biar kami bisa makan,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, video tersebut telah ditonton sebanyak 109.867 tayangan dan dikomentari 1.240 netizen.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kisah Heroik Ibu Selamatkan Bayinya Saat Gempa Guncang Sulbar

Meski Rekening Diblokir, eks FPI Patungan Bantu Korban Bencana Sulbar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar