Terkini.id, Makassar – Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia (APDFI) Regional 5 bekerja sama dengan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan dengan tema Workshop Item Dev & Item Review Soal Ukom bagi Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) di Hotel IBIS MAKASSAR CITY CENTER terletak di jalan Maipa No. 8 Makassar pada hari Selasa 3 – 4 Maret 2020.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka oleh Ketua APDFI Regional 5 Dr. Rusli, Sp.FRS., Apt. Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan langsung Ketua Panitia oleh Raimundus Chalik, S.Si., M.Sc., Apt. beserta panitia pelaksana lainnya.
Workshop ini atas dukungan langsung dari APDFI Pusat yang dilakukan dua sesi, sesi pertama yang dilaksanakan hari ini dihadiri sembilan belas institusi. Kemudian sesi kedua akan dilaksanakan di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang jadwalnya segera akan diumumkan oleh panitia pelaksana.
- Ngabuburit Makin Seru! MTF Market Fasting Forward Hadirkan Kuliner, Fashion dan Event Ramadan di Pipo
- Lazuna Chicken Hadirkan Promo Pabuka Ramadan, Beli 40 Paket Gratis 1 Dos Air Mineral
- Innalillahi, Andi Muhammad Yasir Asisten I Pemkot Makassar Meninggal Dunia
- Wali Kota Makassar Harap Most Favorite Culinary Award 2025 TERKINI.ID Menjadi Sumber Inovasi Kuliner
- 'Makassar Terkini' Kini Menjadi Peserta Journalism Trust Initiative
Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan cukup ramai sesuai kuota peserta yang diinginkan yang dihadiri dari berbagai Institusi Pendidikan Farmasi Bidang Vokasi di Wilayah Regional 5.

Ketua APDFI Regional 5 menjelaskan institusi atau perguruan tinggi yang ikut dalam kegiatan ini khusus sesi pertama dilingkup Regional 5 yaitu dari Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo. Untuk institusi yang berada di Provinsi Papua, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur akan ikut dikegiatan tersebut pada sesi ke dua.
“Target dari kegiatan workshop Item Dev dan Item Review kedepan soal-soal yang dikumpulkan hari ini dari 26 institusi masuk ke Bank Soal APDFI Pusat untuk diseleksi yang nantinya menjadi soal ujian kompetensi” ungkap Rusli.
Menurut Ketua Pengurus Daerah (PD) PAFI Sulawesi Selatan Periode 2019-2024 yang baru-baru ini terpilih yang menaungi dua belas Pengurus Cabang (PC) Dr. Nurisyah Asyhari, M.Si., Apt. dalam sambutannya tujuan kegiatan ini untuk membuat soal Ujian Kompetensi (Ukom) yang nantinya soal-soal tersebut akan diujikan kepada mahasiswa farmasi. Di sini kita dapat melihat nantinya mana institusi yang berkualitas untuk menghasilkan TTK.
“Ujian Kompetensi itu wajib untuk semua pendidikan vokasi setelah lulus pendidikan atau setelah lulus ujian kompetensi maka mereka akan mendapatkan sertifikat yang merupakan syarat untuk teregistrasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) yang dimaksud adalah mereka yang dari Diploma Tiga (D3) Farmasi ditambah Sarjana (S1) Farmasi” tuturnya.
Kegiatan hari pertama ini diakhiri dengan pengumpulan hasil pembuatan soal Ukom dari berbagai perwakilan perguruan tinggi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
