Terkini.id, Jeneponto – Banjir yang melanda Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto mengakibatkan beberapa titik longsor dan menelan sejumlah korban jiwa.
Beberapa titik tanah longsor di Desa Rumbia yakni, di Kampung Bondong-Bondong, Belong Paloe dan di Kampung To’ka.
“Dari tiga titik longsor di Desa Rumbia menelan satu orang meninggal dunia, 3 orang hilang dan 5 orang dirawat di rumah sakit,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Syusanty, Sabtu, 13 Juni 2020.
Berikut nama-nama korban banjir dan longsor di Desa Rumbia:
Korban yang ditemukan meninggal dunia, Yade Alias Madeng (50) warga Desa Bontomanai Rumbia.
- Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Serahkan Rp13,5 M untuk Revitalisasi Stadion Turatea dan Infrastruktur Jeneponto
- Wakil Gubernur Sulsel Serukan Pendampingan dan Data Akurat untuk Tekan Stunting di Jeneponto
- Gubernur Sulsel Evaluasi Program Stunting Takalar dan Jeneponto, Beri Catatan Khusus
- Korban Penganiayaan di Tina'ro Jeneponto Dilaporkan ke Polisi, Dituding Membusur
Korban belum ditemukan;
1. Yabu (50) warga Kampung To’ka Desa Rumbia
2. Ti’no (60) warga Kampung To’ka Desa Rumbia
3. Alam (15), pelajar warga Kampung To’ka Desa Rumbia
Korban yang dirawat di RSUD Lanto Daeng Pasewang;
1. Cappa (45) warga Kampung Belong Dusun Bontoloe Desa Rumbia
2. Lia (40) warga Kampung Belong Dusun Bontoloe Desa Rumbia
3. Yuni (19) warga Kampung Belong Dusun Bontoloe Desa Rumbia
4. Massa (70) warga Kampung Belong Dusun Bontoloe Desa Rumbia
5. Baya (60) warga Kampung Belong Dusun Bontoloe Desa Rumbia
Sedangkan jumlah rumah milik warga desa Rumbia yang rusak dan hanyut, sebanyak 8 rumah dengan rincian, 5 rumah rusak parah dan 3 rumah hanyut terseret banjir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
