Ini Makna Slogan Danny Pomanto “Tungguma 2020”

Moh Ramadhan Pomanto.

Terkini.id — Mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa Danny Pomanto akan kembali maju pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar 2020 mendatang dengan slogan “Tungguma 2020”.

Danny Pomanto mengatakan slogan “Tungguma 2020” bermakna ada cinta yang dinanti-nanti oleh masyarakat dari pria berlatar belakang arsitek itu.

“Itu orang menunggu karena ada cinta, ada harapan. Jadi karena cinta, Insyaallah orang akan tunggu,” ungkap Danny Pomanto yang juga politisi Partai NasDem.

Untuk maju di Pilwali Makassar 2020 mendatang, Danny telah mendaftarkan diri di sejumlah partai politik, seperti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), NasDem, Golkar, Gerindra dan partai lainnya.

“Kalau soal target partai untuk kendaraan di Pilwali, tidak banyak, dua atau tiga partai saja, yang penting cukup kursinya,” ungkapnya.

Sejauh ini sudah ada dua partai yang mengusulkan calon pendamping Danny, yaitu PDIP mengusulkan kader, Andi Yagkin Padjalangi dan NasDem mengusulkan Irman Yasin Limpo.

Hanya saja, lanjut Danny, mengenai calon pendamping dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada partai-partai yang akan pengusungnya.

“Jadi nanti partai akan berembuk menentukan siapa pasangan saya di Pilwali, saya tinggal menunggu hasilnya,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Frame Insight Indonesia Bakal Gelar Diskusi Strategi Branding Digital, Catat Tanggalnya

Jelang Imlek, Danramil Gelar Aksi Bersih-Bersih Vihara

Pengemudi Online Minta Kenaikan Tarif, DPRD Dorong Pemprov Terbitkan Pergub

Demokrat Sulsel Tak Ingin Buru-Buru Tentukan Usungan di Pilkada

NasDem Isyaratkan Paket Basli-Ady di Pilkada Selayar

Lewat Program Setara Digital, MDV Kembangkan Industri Kreatif di Kalangan Disabilitas

Kantor DPD Demokrat Sulsel Buka pendaftaran Calon Kepala Daerah

6 Startup MDV Wakili Makassar di Kompetisi Nasional Digital Valley

Hamzah Ahmad Ceritakan Pengalamannya Selama Menjabat Dirut PDAM Makassar, Dililit Utang Rp450 Miliar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar