Terkini.id – Kebakaran masjid di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut disebakan karena perbuatan orang yang mengalami gangguan jiwa atau ODGJ.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro.
Rio menjelaskan bahwa ODGJ itu pernah tiga kali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.
Menurutnya, kebakaran yang dipicu ODGJ tersebut karena obat yang dikonsumsi habis.
“(Penyebab kebakaran) ODGJ betul. Sudah tiga kali masuk rumah sakit jiwa, obatnya kayaknya habis itu,” kata Rio seperti dikutip dari suara.com jaringan terkini.id.
- Inovasi Silewai RSKD Dadi, Permudah Informasi Pasien ODGJ dengan Scan Retina
- Gegara Diduga Penculik Anak, ODGJ di Makassar Dikeroyok Warga
- Viral Warga Dibekap TNI Disebut Dipaksa Vaksin, Rupanya ODGJ Disuntik Obat Penenang: Aksi Heroik Babinsa Dipuji
- Cuitan dengan Tagar Cabut Mandatory Tuai Kontroversi, Babeh Aldo Dianggap Menyebar Hoaks
- Viral, ODGJ Masuk dan Minum Air Sambil Ngadem di AC Minimarket, Warganet: Yang Waras Ngalah Yaa
ODGJ itu disebut melakukan aksi membakar di dalam masjid di Desa Lembang, Garut pada Minggu 22 Januari 2023 malam.
Aksinya itu membuat atap masjid terbakar dan merambat ke bagian lainnya.
“Membakar di dalam (masjid) akhirnya terbakar, di atasnya terbakar, kita melakukan tindakan, kita amankan dia,” terangnya.
Rio pun mengatakan pihaknya langsung mengamankan pelaku yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan tersebut.
Saat diamankan, polisi awalnya tidak mengetahui jika pelaku merupakan ODGJ.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
