Iqbal: Hanya Toko Penyedia Bahan Pokok yang Tetap Beroperasi di Makassar

Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb
Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb mengatakan toko yang menyediakan bahan pokok tetap akan beroperasi di tengah pandemi corona. Ia beralasan ekonomi di Kota Makassar tetap harus berjalan.

Hal itu sebagai langkah pencegahan penanganan Covid-19. Iqbal mengatakan hanya akan menutup toko retail yang sifatnya mengumpulkan banyak orang.

Mengingat, saat ini, Makassar telah berstatus tanggap darurat dengan jumlah kasus tertinggi di Sulsel.

“Untuk toko-toko itu, kita akan segera perintahkan tripika setempat untuk segera ke sana melakukan pengecekan, dan pembatasan,” tegas Iqbal, Rabu, 1 April 2020.

Iqbal pun mendesak agar toko retail mengikuti instruksi tersebut dengan menghentikan waktu operasional untuk sementara waktu.

Baca juga:

“Kita sudah berikan intruksi tutup,” ungkapnya.

Iqbal mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan toko tersebut tutup.

Ia pun meminta masyarakat untuk melaporkan bila masih ada toko retail yang membandel.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar (Kapolrestabes), Yudhiawan Wibisono menyebut, pihaknya segera melakukan penindakan tegas bagi toko yang dimaksud jika memang tetap mengindahkan instruksi dari pemerintah. Sebab, perlu ada physical distance untuk mencegah penyebaran corona.

“Tak terkecuali kita akan tindaki mau itu warkop atau toko-toko yang masih buka kita akan tindaki, tolong sabar dulu selama 14 hari,” tukasnya.

Komentar

Rekomendasi

Dinkes Makassar Sebut Ada Pasien Sudah Sembuh Kembali Terpapar Covid-19

Alat Tes Covid-19 Terbatas, Dinkes Makassar: Barangnya Tidak Ada

Update 29 Mei Pasien Covid-19 Per Kecamatan Kota Makassar

Update 29 Mei Pasien Corona Covid-19 di Makassar

Pemkot Makassar Beri Stimulus Percepatan Ekonomi bagi Pengusaha

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar