Iqbal Ungkap Sejumlah Fasum Fasos Dikembalikan ke Pemkot

Pj Wali Kota Makassar
Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb

Terkini.id,Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb menyatakan, saat ini, beberapa fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang sebelumnya dikuasai pengembang sudah dikembalikan kepada pemerintah kota.

“Kini sudah dalam tahap pendataan, proses administrasi,” kata dia saat ditemui di Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Penghibur, Selasa, 11 Juni 2019.

Kendati begitu, Iqbal menilai penguasaan swasta terhadap sejumlah aset fasum-fasos Pemerintah Kota Makassar terdapat unsur kesengajaan. Pasalnya, dari hasil pengamatanya, ia menyebut terdapat beberapa kejanggalan dalam proses pengusutannya.

“Beberapa data sengaja dihilangkan,” terangnya.

Oleh sebab itu, Iqbal mengatakan penelusuran terhadap sejumlah fasum-fasos harus diusut tuntas.

“Apalagi kita sudah bekerja sama dengan Komisisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” jelasnya.

Iqbal pun berharap, KPK bisa mengungkap siapa dalang atas penguasaan fasum dan fasos di Kota Makassar. Selain itu, aset senilai miliaran rupiah itu pun bisa kembali seperti sedia kala.

“Itu harapan kami. Saya kira datanya sudah ada di KPK, jadi sisa ditunggu bagaimana hasilnya Semoga kasus ini bisa secepatnya terungkap, ” ungkapnya.

Sebelumnya, Mantan Wali Kota Makassar  Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto bersama tim penyelamat aset dan KPK melakukan peninjauan di sejumlah titik fasum fasos yang diduga bermasalah.

Dari titik yang ditinjau oleh KPK yang dipimpin langsung oleh Korsupgah Wilayah VIII KPK RI, Alamsyah Malik Nasution, 10 SKK yang diserahkan ke pihak Kejari Makassar ada didalamnya.

Adapun titik yang pernah ditinjau oleh KPK bersama Kejari dan Pemkot Makassar, yakni, GMTD, Terminal Toddopuli, CCR, Terminal Daya, lahan Pergudangan di Jalan Tol Ir. Sutami, Makasaar, fasum-fasos di Jalan Faisal.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Makassar

Dinas PU Makassar Usul Lomba Sanitasi Award

Terkini.id, Makassar - Pemerintah Kota Makassar tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwali) ihwal Pemberian Penghargaan kepada Masyarakat Kota Makassar tahun anggaran 2019.Hal itu disampaikan