Iriana Jokowi Jadi Kandidat Kuat Capres, Said Didu: Belum Ada Survei Tentang Cucu?

Iriana Jokowi Jadi Kandidat Kuat Capres, Said Didu: Belum Ada Survei Tentang Cucu?

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Muhammad Said Didu mengomentari hasil survei yang menempatkan Iriana Jokowi sebagai sosok Calon Presiden (capres) perempuan terkuat setelah Puan Maharani.

Said Didu menyindir apakah belum ada survei untuk mengukur elektabilitas cucu-cucu Joko Widodo.

Seperti diketahui, keempat cucu Jokowi yakni Jan Ethes Srinarendra (5), Sedah Mirah Nasution (2), La Lembah Manah (1), dan Panembahan Al Nahyan (9 bulan).

Dengan usia cucu-cucu Jokowi ini, mereka tentunya sangat tidak mungkin untuk dicalonkan sebagi Presiden.

“Belum ada survey tentang cucu?” cuit @msaid_didu pada Kamis, 15 April 2021.

Baca Juga

Adapun istri Joko Widodo, Iriana Jokowi disebut menjadi kandidat capres terkuat ke-dua berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) yang dilakukan pada 26 Maret sampai 8 April 2021.

Direktur Eksekutif LPMM, Daniel Zafnat Paneah mengurai bahwa sosok Iriana Jokowi menjadi pilihan saat responden disuguhkan simulasi tokoh wanita nasional yang dianggap layak untuk dipilih bila Pilpres digelar hari ini.

“Nama Iriana Jokowi menjadi pilihan responden dengan tingkat keterpilihan 17,7 persen. Iriana menempati urutan kedua setelah Puan Maharani dengan 20,8 persen,” kata Daniel Zafnat, Rabu 14 April 2021, dilansir dari RMOL.ID.

Mengikuti nama Iriana, ada sosok Sri Mulyani dengan 15,8 persen, Khofifah Indar Parawansa 14,6 persen, Tri Rismaharini 11,8 persen, dan Grace Natalie 5,2 persen.

Nama-nama tersebut cukup dijagokan dalam Pilpres 2024 mengingat dalam survei LPMM kali ini, responden yang menginginkan capres perempuan lebih banyak dibanding yang menginginkan capres laki-laki.

“Dari sisi gender, 46,9 persen responden menginginkan sosok presiden untuk 2024 adalah berjenis kelamin wanita. Sebanyak 38,7 persen menginginkan laki laki, dan 14,4 persen tidak mempermasalahkan wanita atau laki laki,” jelas Daniel Zafnat.

Adapun Survei LPMM ini dilakukan dengan memilih sampel secara acak kepada WNI berusia 17 tahun ke atas yang diwawancarai melalui sambungan telepon.

Jumlah sampel yang diambil sebanyak yakni 2.000 responden yang mewakili pemilih nasional. Margin of error survei kurang lebih 2.19 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.