Irjen Teddy Minahasa Ogah Diperiksa dan Minta Pilih Pengacara Sendiri
Komentar

Irjen Teddy Minahasa Ogah Diperiksa dan Minta Pilih Pengacara Sendiri

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan Irjen Teddy Minahasa menolak untuk diperiksa sebelum mendapatkan pengacara yang dipilih oleh dirinya secara langsung.

Kombes Endra Zulpan menuturkan seharusnya Irjen Teddy Minahasa menjalani pemeriksaan terkait kasus peredaran narkoba pada Sabtu 15 Oktober 2022.

Namun pemeriksaan dihentikan karena Irjen Teddy Minahasa ingin ditemani oleh pengacara pilihannya.

“Pemeriksaan rencananya demikian (hari ini). Namun, begitu dimulai yang bersangkutan minta dihentikan karena beralasan ingin didampingi oleh kuasa hukum yang menjadi pilihan beliau,” ujar Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi via telepon, Minggu 16 Oktober 2022.

Lebih lanjut, Irjen Teddy Minahasa sampai saat ini mendapatkan pendamping hukum karena sang jenderal bintang dua tersebut masih berstatus anggota aktif Polri.

DPRD Kota Makassar 2023
Baca Juga

Karena permintaan Irjen Teddy Minahasa yang ingin pengacara pilihannya sendiri, maka proses pemeriksaan kasus peredaran narkoba akan digelar pada hari Senin 17 Oktober 2022.

“Kita mengakomodir permintaan beliau untuk dilakukan pemeriksaan ulang pada hari Senin besok,” katanya.

Diketahui Irjen Teddy Minahasa telah berstatus sebagai tersangka kasus peredaran narkoba sejak hari Jumat 14 Oktober 2022.

Irjen Teddy Minahasa diduga berperan sebagai pengendali penjualan narkoba seberat lima kilogram.

Terbongkarnya kasus peredaran narkoba yang melibatkan Irjen Teddy Minahasa akibat dari penangkapan anggota polisi yang dilakukan oleh Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya 

Saat ini Irjen Teddy Minahasa akan dikenakan Pasal 114 Ayat 3 sub Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009.

Irjen Teddy Minahasa berpotensi memperoleh hukuman minimal 20 tahun penjara atau maksimal hukuman mati. 

Sumber: cnnindonesia.com