Isolasi Apung Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar: Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Isolasi Apung Resmi Ditutup, Wali Kota Makassar: Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Muh Nasruddin

Penulis

Terkini.idWali Kota Makassar, Moh ramdhan Pomanto atau yang akrab disapa Danny Pomanto resmi memberhentikan program isolasi apung Umsini, Senin 20 September 2021.

Isolasi apung atau tempat isolasi di atas kapal telah beroperasi selama dua bulan dan telah merawat 275 orang positif Covid-19.

“Alhamdulillah semua sembuh. Terakhir masih ada 8 orang pasien tapi hari ini semua sudah pulang dan sembuh,” kata Danny.

Danny Pomanto mengatakan, alasan diberhentikan isolasi apung ini, karena Bed Occupancy Rate (BOR) sudah sangat rendah sekitar 2,5 persen. Sehingga sudah selayaknya itu berarti program isolasi terpadu yang diklaim berhasil. 

“Kenapa berhasil, karena berhasil menekan bor. Itu menjadi rujukan kita,” ucapnya. 

Baca Juga

Meski demikian, namun penanganan Covid-19 selanjutnya, kata Danny akan mengevaluasi perbulan serta akan mengantisipasi jika ada lonjakan secara tiba-tiba.

Salah satunya program yang akan dilakukan dengan menggencarkan vaksinasi di Kota Makassar di setiap kelurahan yang termasuk dalam program sistem sapu jagad 100 vaksin 1 RT/hari atau 100 persen. 

Danny juga berharap, agar penerapan protokol kesehatan harus terus dilaksanakan dengan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Ini bukan sekedar program tapi ini sebuah sejarah yang membuat dunia melirik semua ke kota Makassar dan menjadikan contoh. Tapi jangan lengah, tetap protokol kesehatan,” imbau Danny. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.