Terkini.id, Jakarta – Diterpa isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jenderal Andika Perkasa calon Panglima TNI mengaku terbuka jika kalau ada dugaan kasus tersebut.
Hal tersebut diungkapkan saat usai fit and proper test dua hari yang lalu di Dewa Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta.
“Saya benar-benar terbuka kalau memang ada dugaan atau apa, saya terbuka loh,” katanya di DPR, Jakarta.
Ia juga menyebutkan bahwa mempersilahkan berbagai pihak terkait untuk melakukan penelitian kembali.
“Monggo, enggak ada keraguan maupun ketakutan kalau memang,” ujar Jenderal Perkasa Kepala Staf Angkatan Darat ini. Dikutip dari Galamedia. Senin, 8 November 2021.
- Di Depan Panglima TNI, Frederik Kalalembang Ingatkan Prosedur Penangkapan Warga Sipil: Harus Koordinasi ke Polisi
- Buka Posko Pengaduan Netralitas TNI se-Indonesia, Panglima Yudo Minta Warga Tak Takut Lapor
- Kemenkes dan TNI Perpanjang Kerja Sama Bangun Kesehatan Indonesia
- Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan : Ketahanan Pangan Identik Dengan Ketahanan Negara
- Sinergisitas TNI-Polri, Kapolri: KTT ke-43 ASEAN Berjalan Aman dan Terkendali
Selain itu, diketahui bahwa Jenderal Andika Perkasa setelah menjalani fit and proper test di Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Komisi I DPR menyatakan persetujuannya ia diangkat menjadi panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.
Di mana sebelumnya Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik Presiden Joko Widodo atau Jokowi atas penunjukan Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI.
Mereka menilai langkah Jokowi itu mengandung tiga permasalahan serius. Salah satunya terkait catatan dugaan keterlibatan Jenderal Andika dalam pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.
Pernyataan tersebut disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan dalam keterangan resminya pada Jumat, 5 November 2021.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
