Terkini.id, Jakarta – Izin operasional Pondok Pesantren (Ponpes) Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Losari, Kecamatan Ploso, Jombang, resmi dicabut oleh Kemenag RI.
Warga setempat mengaku setuju dan mendukung pencabutan itu karena kasus pencabulan yang dilakukan Mas Bechi membuat masyarakat resah.
Ponpes Shiddiqiyyah diasuh oleh Kiai Muhammad Mukhtar Mukhti yang tak lain adalah orang tua Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi.
Melansir detikJatim pada Jumat 8 Juli 2022, salah satu warga setempat yang bernama Lia mengaku setuju atas pencabutan izin Ponpes Shiddiqiyyah.
Ia menilai ketegasan pemerintah mencabut izin sudah tepat. Sebab jika tidak tegas, maka bukan tidak mungkin akan muncul kasus serupa di ponpes lain.
- Batalkan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah, Menteri Agama: Atas Arahan Pak Presiden
- Pemerintah Tidak Jadi Cabut Ponpes Shiddiqiyyah, Politisi Demokrat: Apakah Karena Pernah Dukung Jokowi?
- Cak Imin Minta Izin Ponpes Shiddiqiyyah Dipuliihkan, Netizen: Ajang Pencitraan Pilpres 2024
- Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah Dibatalkan, Muhadjir Effendy: Ada Ribuan Santri Perlu Dijamin Kelangsungan Belajarnya
- Izin Ponpes Shiddiqiyyah Batal Dicabut, Netizen: Lupa Dulunya Pendukung Jokowi
“Sangat setuju dicabut izinnya,” ujar Lia (40) warga setempat kepada detikJatim, Jumat 8 Juli 2022.
“Iya, setuju sekali kalau izin ponpesnya dicabut karena meresahkan,” kata Lia lagi.
Selain itu, warga setempat yang bernama Said (50) juga mengaku setuju. Ia mengaku prihatin kasus tersebut terjadi di institusi Ponpes Shiddiqiyyah.
“Sangat menyayangkan sampai ada kasus seperti ini (pencabulan),” ujar Said.
Menurut Said, selama ini warga setempat jarang ada yang memondokkan putra putrinya di ponpes Shiddiqiyyah. Ia menyebut para santri biasanya datang dari luar Jombang.
“Santri berasal kebanyakan dari luar Jombang. Kalau warga sini sangat jarang yang memondokan anaknya ke situ,” beber Said.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
