JK Sebut Buzzer Sumber Kekacauan, Musni Umar Bertanya: Siapa yang Membiayai Mereka?

JK Sebut Buzzer Sumber Kekacauan, Musni Umar Bertanya: Siapa yang Membiayai Mereka?

Dzul Fiqram Nur
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Musni Umar selaku Rektor Universitas Ibnu Chaldun menanggapi pernyataan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) yang mengatakan bahwa buzzer adalah sumber kekacauan negara.

Sebelumnya JK menilai bahwa di era digital ini, para buzzer lebih leluasa dalam berkata-kata di media sosial dan menyusun rencana untuk menggulingkan pemerintahan.

Melihat hal tersebut, Musni mengaku setuju dengan pernyataan JK terkait adanya buzzer yang menjadi sumber kekacauan negara.

Kendati demikian, ia pun lalu mempertanyakan siapa sebenarnya yang membiayai para buzzer tersebut.

Hal itu diungkap oleh Musni melalui akun Twitternya dengan nama pengguna musniumar pada Senin, 26 Juli 2021.

Baca Juga

“Pak JK sebut buzzer sumber kekacauan di tanah air. Saya setuju,” ucap Musni Umar dikutip terkini.id dari Galamedia, Rabu, 28 Juli 2021.

“Pertanyaannya, siapa yang biaya mereka, yang pelihara mereka sehingga mereka kebal hukum,” tanya Rektor Universitas Ibnu Chaldun tersebut.

Beberapa warganet memberikan komentar dengan nada tidak sepakat atas pernyataan Musni.

“Gw buzzer pak musss. Kagak ada yg bayar, kagak ada yg pelihara. Saya juga kagak kebal hukum. Selama konten benar dan sesuai hukum ya pasti tidak dihukum lah,” komentar Agwss1.

“Anda sendiri sebagai apa prof, twiit anda isi-nya cenderung kritik pemerintah (tanpa pujian) dan pujian buat 4nies (tanapa kritik), kira2 yang di sebut buzzer seperti Anda gitu?” komentar JOINLampung.

“Woi bau tanah!!!! Kami dibayar dengan sejumlah pembangunan infrastruktur, dibayar dengan bantuan sosial pada mereka yg membutuhkan,kami dibayar dengan harga yg stabil.kami dibayar dengan telah dibangunnya ratusan ribu rumah untuk warga tak mampu dan masih banyak lagi,” komentar paragat_manogot.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.