Terkini.id, Jakarta – Presiden Jokowi disebut bakal menjadi king maker jika menggunakan kekuasaannya undang Habib Rizieq bertemu di Istana. Dalam hal itu, warganet turut menanggapi, sebut Rizieq hanya mantan napi, Jumat 22 Juli 2022.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi dinilai berpeluang besar untuk menjadi “king maker” pada Pemilu 2024 mendatang, ketika kali ini segera memberikan amnesti dan rehabilitasi kepada penceramah kondang Habib Rizieq Shihab (HRS). Lebih-lebih, jika Jokowi mengundang HRS untuk bertemu empat mata di Istana Negara.
Seperti itu analisa Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto, menanggapi Rizieq telah bebas bersyarat, Rabu 20 Juli 2022 usai menjalani 2/3 masa pidananya.
Satyo menyampaikan, Rizieq masih mempunyai pengaruh kuat dan disegani oleh faksi-faksi ormas Islam. Militansi kadernya pun terbilang belum goyah.
“HRS akan sangat penting pengaruhnya dalam membentuk dan mengarahkan pilihan politik masyarakat,” sebut Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat 22 Juli 2022.
- Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah
- Habib Rizieq Sebut Akan Bawa Kasus KM 50 ke Forum Luar Negeri
- Ketemu Habib Rizieq, Ustadz Abdul Somad: Beliau Tak Pernah Rugikan Negara
- Kasus Brigadir J Dikaitkan KM 50, Habib Rizieq: Allah Punya Cara Indah yang Gak Terlintas di Benak Kita!
- Alvin Lim: Habib Rizieq Benar, Kasus KM 50 Penuh Rekayasa
Pada Pasal 14 UUD 1945 dan UU Darurat 11/1954 disebutkan pemberian amnesti, maka semua akibat hukum terhadap orang-orang dapat dihapuskan. Maka dari itu, Jokowi memiliki peluang sebagai presiden untuk bisa memberi amnesti dan rehabilitasi ke Rizieq.
Dengan demikian, hubungan baik terjalin antarkeduanya dan Jokowi mempunyai nilai tawar lebih ketika menghadapi Pilpres 2024.
“Jokowi berpeluang menjadi king maker seandainya mau menggunakan kekuasaannya sebagai presiden untuk memberikan amnesti dan rehabilitasi kepada HRS lalu mengundangnya bertemu di Istana. Sebab HRS kapasitasnya bisa dijadikan guru bangsa, sementara ‘king maker’nya tetap Jokowi,” ujar Satyo.
Di samping itu, warganet yang mengetahui berita tersebut, seakan tidak setuju jika Jokowi mengundang Rizieq datang ke Istana. Pasalnya, Rizieq hanyalah seorang mantan napi.
“Rizik itu siapa ..? Dia hanya mantan Napi. Yg sering kluar masuk Penjara Pak Jkw, tidak Semudah itu yg langsung Mau rekonsiliasi dgn Ulama yg cabul dan kotor Bacotnya .jgn mengira Pak Jkw tidak tau /mendengar hujatan dan Hinaan dari rizik sampah,” tulis Metdro @Metdro2 dalam tweet-nya.
“Pengamat-nya yg ngomong bgtu brti pengamat film BF biar yg berbau BF-BF dibilang Presiden Merestui, dikira-nya semua orang SETOLOL KADRUN,” tweet Raden Kasep @jaemcityonz.
“Riziq ? Berdoa untuk dirinya sendiri aja gak dikabulkan,” sebut WAK_Emil @caesar_emil.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
