Jokowi Pastikan Gaji PNS Naik 5 Persen, Ini Hitungan Kenaikannya

Gaji PNS
Ilustrasi gaji PNS. (foto: aboutcirebon.com)

Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung Selatan, Jumat 8 Maret 2019, memberikan pernyataan terkait kenaikan gaji PNS di tahun 2019.

Dalam sambutannya di acara peresmian tersebut, Jokowi sempat ditanya oleh sejumlah aparatur sipil negara (ASN) perihal kenaikan gaji PNS di 2019.

“Jadi waktu saya salam-salaman, nanya gaji naik kapan?,” kata Jokowi di lokasi peresmian, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat 8 Maret 2019.

Ia pun menjelaskan bahwa aturan kenaikan gaji hak abdi negara saat ini tengah difinalisasi. Jokowi memastikan gaji PNS akan naik pada April 2019 dengan rata-rata 5%.

“Ini PP sedang disiapkan. Awal April sudah diberikan, dirapel. Plus Gaji ke-13 di bulan berikutnya menjelang lebaran,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Hitungan Total Gaji PNS Jika Ditambah 5%

PNS
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Rencana kenaikan gaji PNS sebesar 5% sebenarnya sudah digaungkan pemerintah sejak tahun lalu. Jika jadi diterapkan lalu berapa kiranya kenaikan nominal yang bisa didapat PNS?

Menurut aturan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, besaran gaji pokok PNS saat ini masih sama dengan tahun 2015.

Dalam peraturan tersebut disebutkan, gaji pokok PNS jabatan terendah atau golongan IA dengan masa kerja 0 tahun ialah sebesar Rp 1.486.500.

Kemudian untuk golongan IIIA dengan masa kerja 0 tahun sebesar Rp 2.456.700. Sedangkan untuk golongan tertinggi PNS atau golongan IVE masa kerja 32 tahun sebesar Rp 5.620.000.

Jika pemerintah menaikkan gaji pokok tersebut sebesar 5%, maka hitungannya untuk gaji pokok golongan IA dengan masa kerja 0 tahun yakni sebesar Rp 1.486.500, bila ditambah 5% yang sebesar Rp 74.325 akan menjadi Rp 1.560.825.

Sementara gaji pokok golongan IIIA  dengan masa kerja 0 tahun menurut peraturan tersebut yakni sebesar Rp 2.456.700. Bila ditambah 5% atau sekitar Rp 122.835, maka menjadi Rp 2.579.535.

Sedangkan gaji pokok PNS jabatan tertinggi atau golongan IVE, Rp Rp 5.620.000, jika ditambah 5% (Rp 281.000) maka totalnya menjadi Rp 5.901.000.

Berita Terkait
Komentar
Terkini