Jumlah Kasus Covid-19 Kian Meningkat, Epidemiologi Rekomendasikan Jam Malam Diperpanjang

Jumlah Kasus Covid-19 Kian Meningkat, Epidemiologi Rekomendasikan Jam Malam Diperpanjang

K
AT
Kamsah
Admin Terkini

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar dari Universitas Hasanuddin, Ansariadi merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menambah jam malam selama 1 Minggu lagi.

Pasalnya, penerapan jam malam akan berakhir pada 3 Januari 2021. 

Ansariadi mengatakan belajar dari pengalaman, potensi peningkatan kasus akibat libur selalu mengakibatkan penambahan kasus.

Saat ini rata-rata jumlah kasus sebanyak 300 per hari. Hal itu berdasarkan pemeriksaan tes usap. Bila diakumulasi jumlah kasus per Minggu sebesar 2 ribu.

“Kami rekomendasikan Pemerintah Kota Makassar melakukan perpanjangan jam malam,” kata Ansaridi di Baruga Anging Mammiri, Minggu, 3 Januari 2021.

Baca Juga

Bila Jakarta mengambil kebijakan rem mendadak dengan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Makassar justru melakukan rem sedikit demi sedikit dengan menerapkan jam malam.

“Jam malam cukup efektif mengurangi pengumpulan orang. Kita akan evaluasi bagaimana efeknya ke depan,” ungkapnya.

Saat ini, Ansariadi mengatakan belum ada penurunan kasus. Ia mengatakan ada potensi terjadinya zona merah. 

“Ada potensi terjadinya zona merah, jumlah kasus semakin tinggi, pasien yang masuk RS dan isolasi di hotel sudah mencapai 87 persen,” ungkapnya.

Ia pun meminta upaya pelacakan pemeriksaan tes usap agar tidak terjadi peningkatan penularan kasus. 

“Pelacakan harus terus ditambah agar yang kedapatan positif cepat isolasi mandiri,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.