Sejalan dengan kinerja perbankan Sulawesi Selatan, kinerja industri perbankan di wilayah Sulampua juga turut berhasil tumbuh pada Total Aset, DPK dan Kredit masing-masing sebesar 8,07 persen, 7,35 persen dan 9,56 persen (yoy) dengan tingkat intermediasi loan to deposit ratio (LDR) sebesar 124,49 persen dengan non performing loan (NPL) yang terjaga di angka 2,81 persen.
Perkembangan Pasar Modal
Total SID investor pasar modal di Sulawesi Selatan pada posisi Maret 2024 mencapai 344.045 SID atau tumbuh sebesar 40,58 persen dibandingkan posisi Maret 2023 yang tercatat sebesar 244.739 SID.
Dari total investor pasar modal tersebut, yang terbanyak adalah investor reksadana mencapai 328.819 SID atau tumbuh sebesar 42,52 persen dibandingkan posisi Maret 2023.
Adapun nilai transaksi saham di Sulawesi Selatan sampai dengan Maret 2024 sebesar Rp4,95 triliun.
- Hotel ARYADUTA Makassar Tutup Rangkaian Sapta Rasa dengan Beragam Aktivitas
- Pelaku Passobis Alamatnya Mudah Ditemukan, Influencer Keamanan Siber Ini Ungkap Identitasnya
- Transformasi Teknologi Tuntas, Nasabah BSI Tembus Rekor 24,3 Juta
- MTQ VIII KORPRI di Makassar, Sejumlah Lokasi Parkir Disiapkan untuk Peserta dan Tamu
- Asmo Sulsel Bagikan Pesan Keselamatan: Jangan Biarkan Handphone Ganggu Fokus Berkendara
Perkembangan Sektor IKNB
Perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan posisi Maret 2024 (yoy) juga menunjukkan kinerja positif pada beberapa industri.
Kinerja perusahaan pembiayaan mampu tumbuh positif, tercermin dari total piutang pembiayaan yang tumbuh 13,23 persen menjadi Rp18,29 triliun.
Begitu pula dengan pembiayaan modal ventura tumbuh 5,18 persen menjadi Rp394 miliar, pinjaman yang disalurkan pergadaian juga tumbuh sebesar 30,00 persen menjadi Rp6,40 triliun.
Selain itu fintech peer to peer lending (Fintech P2PL) di Sulawesi Selatan juga mencatatkan kinerja positif yang tercermin dari peningkatan jumlah outstanding pinjaman yang tumbuh sebesar 31,60 persen menjadi Rp1,33 triliun dengan tingkat wanprestasi yang terjaga yaitu sebesar 1,89 persen. Selain itu, total aset dana pensiun juga berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,34 persen menjadi Rp1,55 triliun pada posisi Februari 2024.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
