Terkini.id, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng di bawah kepemimpinan DR Ilham Azikin dan Sahabuddin kembali mengukir prestasi di skala nasional.
Kabupaten Bantaeng masuk dalam deretan tujuh daerah tercepat penyaluran dana desa se-Indonesia.
Kabupaten Bantaeng sejajar dengan daerah-daerah lainnya. Beberapa di antaranya adalah Sibolga, Sumatera Utara, Madiun dan Pacitan di Jawa Timur, Sumbawa Baru di NTT, Tanjung di Kalimantan Selatan, Poso di Sulawesi Tengah dan Gurontalo di Gorontalo.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) DAK Fisik dan Dana Desa Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bantaeng, Muhammad Alimin mengatakan, menjadi salah satu daerah tercepat penyaluran dana desa di Indonesia adalah sebuah prestasi gemilang. Menurutnya, hal itu tidaklah mudah dilakukan. Di Sulawesi Selatan, hanya Kabupaten Bantaeng yang bisa melakukan itu.
Dia menambahkan, secara administrasi, ada banyak faktor yang mendorong percepatan penyaluran dana desa di Bantaeng. Faktor paling utama adalah penetapan APBD secara tepat waktu. Setelah APBD ditetapkan tepat waktu, maka Pemkab Bantaeng harus segera membuat Peraturan Bupati dan segera menetapkan APBDes tepat waktu pula.
- Pj Gubernur Sulsel: Peruntukan Dana Desa Hasilnya Harus Nyata
- Pj Gubernur Sulsel Tegaskan Surat Edaran Dana Desa untuk Budidaya Pisang Hanya Bersifat Imbauan
- Pj Gubernur Sulsel Minta Dana Desa Dipakai untuk Budidaya Pisang, Apdesi Protes
- Pj Gubernur Sulsel Keluarkan Surat Edaran Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024
- Kesadaran Hukum dari Desa
“Ini bukan perkara mudah. Berkat peran pimpinan daerah dan koordinasi yang baik dengan KPPN, hal ini bisa terwujud,” jelas dia.
Dia mengatakan, berkat penyelesaian dokumen secara tepat waktu itu, Kabupaten Bantaeng menjadi daerah yang pertama menyalurkan dana desa se-Indonesia. Hari ini, Rabu, 29 Januari 2020, sudah ada lima desa yang sudah mendapatkan kucuran dana desa.
“Menyalurkan hak masyarakat secara tepat waktu itu adalah kebaikan dan sebuah prestasi yang membanggakan,” jelas dia.
Dia mengatakan, selama ini koordinasi antara KPPN dengan Pemkab Bantaeng memang sangat baik. Koordinasi yang terjalin ini sangat memudahkan administrasi untuk kemudahan pencairan dana desa.
Dia menambahkan, prestasi ini membuktikan jika Pemkab Bantaeng berhasil membangun konsolidasi dengan semua pimpinan kewilayahan untuk bersama-sama membangun daerah.
Selain itu, pemerintah kabupaten Bantaeng juga menjadi salah satu daerah yang terbukti bisa tertib administrasi secara tepat waktu.
“Sangat jarang daerah yang bisa melakukan ini. Daerah lain wilayah kami, di Bulukumba dan Jeneponto saja sulit melakukannya,” jelas dia.
Dia berharap, Bantaeng menjadi contoh untuk daerah lain di Sulsel. Menurutnya, dengan percepatan penyaluran dana desa ini, maka masyarakat mendapat dampak positif. Akselerasi pembangunan di desa akan bergerak dengan cepat.
“Kabupaten Bantaeng ini bisa menjadi contoh untuk daerah lain di Sulsel,” jelasnya.
Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin dalam kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang mendorong percepatan itu. Dia berharap, prestasi ini bisa lebih baik lagi tahun depan.
Dia juga berharap, percepatan penyaluran dana desa ini juga bisa mendukung program-program unggulan Pemkab Bantaeng. Sehingga, masyarakat dapat tersentuh dengan tepat sasaran.
“Kami sangat berharap, pemanfaatan dana desa ini bisa tepat sasaran dan akuntabel serta bisa mendukung program-program unggulan Pemkab Bantaeng,” jelas dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
