Kacab BPJS Ketenagakerjaan Makassar Dodit Isdiyono Siap Kejar Target Kepesertaan

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Dodit Isdiyono
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Dodit Isdiyono

Terkini.id, Makassar – Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, berganti. Setelah sebelumnya dijabat Asri Basir, kini dijabat oleh Dodit Isdiyono.

Dodit sebelumnya menjabat Asisten Asisten Deputi Bidang kepesertaan Wilayah Jawa Timur. Sedangkan Asri Basir dimutasi sebagai Asisten Deputi di Kanwil Jawa Tengah sejak dua minggu lalu.

“Jabatan Pak Asri sama dengan jabatan saya sebelumnya,” jelas Dodit saat memperkenalkan diri kepada media, Jumat 28 Juni 2019.

Pria yang lahir di Jember, 24 Desember 1964 ini sudah 27 tahun berkarir di BPJS Ketenagakerjaan (sebelumnya Jamsostek).

“Tugas pertama di Denpasar bali selama 10 tahun kemudian ke Jawa Timur selama 17 Tahun,” katanya.

Menarik untuk Anda:

Dodit mengungkapkan, pihaknya akan melanjutkan apa yang dilakukan pimpinan sebelumnya.

Untuk dikethaui, BPJS Ketenagakerjaan Makassar sedang mengejar target sekitar 364 ribu peserta selama 2019.

“Realisasi hingga Mei kemarin, sudah di atas 42 persen,” ujar Dodit.

Hingga 31 Mei 2019 kemarin, BPJS Ketenagakerjaan Makassar menghimpun pembayaran klaim antara lain dengan nominal antara lain:

  • JKK sebanyak 399 kasus dengan nilai Rp 6.059.879.322,-
  • JKM sebanyak 232 Kasus dengan nilai Rp 6.269.500.000,-
  • JHT sebanyak 13.310 kasus dengan nilai Rp. 129.099.787.000,
  • JP Sebanyak 1.404 kasus dengan nilai Rp. 1.271.299.791

Sementara itu, realisasi realisasi kepesertaan hingga dengan 31 Mei 2019:

  • Perusahaan aktif sebanyak 14.231 Perusahaan
  • Tenaga Kerja Formal Aktif sebesar 295.905 Tenaga Kerja
  • Tenaga Kerja Informal Aktif sebesar 40.781 Tenaga kerja

Dengan total iuran yang diterima sebesar Rp. 250.297.190.000,-

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ade Londok Ajak Komedian Malih Bercanda di Luar Syuting, Netizen: Tak Ada Tata Krama

Bagaimana Pelaksanaan Ibadah Umrah di Masa Pandemi? Ini Penjelasan Amphuri

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar