Kantor Baru BI di Makassar Jadi Pusat Koordinasi KTI

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Gubernur BI Perry Warjiyo jumpa pers usai peresmian Kantor Baru BI di Jalan Jend Sudirman, Jumat 1 Februari 2019.(terkini.id/hasbi)

Terkini.id, Makassar – Kantor baru Bank Indonesia perwakilan Makassar di Jalan Jend Sudirman, diresmikan pada hari ini, Jumat 1 Februari 2018.

Gedung baru hasil renovasi tersebut diresmikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Dalam peresmian tersebut, Perry Warjiyo mengungkapkan gedung baru itu nantinya bukan cuma menambah kapasitas gedung.

“Jadi bukan cuma fisik yang kita lakukan penambahan, tapi juga substansial,” kata Perry saat konferensi persen.

Dia menjelaskan, dengan hadirnya gedung baru tersebut Kantor Perwakilan BI Sulsel akan sekaligus menjadi pusat koordinasi Bank Indonesia di Kawasan Indonesia Timur.

Lima Pesan untuk Sulsel

Peresmian kantor Baru BI KPw Sulsel, Jumat 1 Februari 2019.(terkini.id/hasbi)

Perry Warjiyo, juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan yang jauh di atas pertumbuhan nasional, dengan inflasi yang terjaga.

Untuk terus mempertahankan prestasi tersebut, Gubernur BI menyebutkan lima tugas penting yang memerlukan sinergi antarlembaga, yaitu mendorong ekspor (dengan pemangkasan prosedur ekspor), meningkatkan investasi (tingkatkan ease of doing business), meningkatkan pembiayaan (terutama infrastruktur), mendorong pariwisata, serta ekonomi kerakyatan (termasuk ekonomi syariah).

Pentingnya Sinergi

Selanjutnya, Gubernur BI menyampaikan bahwa sinergi antara BI dengan pemerintah dan lembaga terkait lannya telah mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2018, dan diharapkan akan meningkat pada 2019.

Dengan keadaan global saat ini yang diwarnai penurunan harga komoditas, Indonesia yang masih mengandalkan ekspor komoditas, termasuk di daerah Sulawesi, perlu semakin meningkatkan sinergi antarlembaga.

Senada dengan itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah senantiasa berkoodinasi erat dengan Bank Indonesia, dalam rangka mengendalikan inflasi di Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel juga mengapresiasi Kantor Bank Indonesia Prov. Sulsel, yang telah merangkul seluruh stakeholder daerah dalam mendorong ekonomi Sulawesi Selatan.

BI Sulsel Sejak 1864

Sejarah eksistensi Bank Indonesia di Sulawesi Selatan memang telah panjang, dimulai sejak 1864, dengan berdirinya De Javasche Bank cabang Makassar.

Sejalan dengan perkembangan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan, pelayanan dan pelaksanaan tugas Bank Indonesia pun terus ditingkatkan, termasuk dengan renovasi gedung kantor yang ditempati sejak 1978.

Renovasi gedung merupakan bagian bagian dari reformasi Bank Indonesia, untuk meningkatan peran dalam mendorong perekonomian daerah.

Mengingat fungsi Kantor Perwakilan BI Prov. Sulawesi Selatan sebagai koordinator Kantor Perwakilan Bank Indonesia di wilayah Kawasan Tinur Indonesia (KTI), diharapkan efek positif akan dirasakan hingga daerah-daerah lain di KTI.

Serahkan Bantuan Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur BI melaksanakan penyerahan bantuan kepada beberapa lembaga di area Sulawesi Selatan. Bantuan pertama adalah untuk pengembangan Deesa Wisata Rammang-Rammang, berupa pembangunan toilet dan tempat ibadah, iconic sign, center point, dan akses jalan wisata. Diberikan pula bantuan kepada Pondok Pesantren As’Adiyah, Masjid As’Said Makassar, dan Gabungan Kelompok Tani Sabbarae, masing-masing berupa paket daur ulang sampah, prasarana Masjid, dan prasarana pendukung pertanian.

Seluruh rangkaian kegiatan hari ini merupakan bentuk kontribusi nyata Bank Indonesia bagi perekonomian Indonesia, baik di daerah maupun nasional.

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini