Kantornya Didemo Mahasiswa dan Pemuda, Ini Kata Kabid Disdukcapil Jeneponto

Puluhan Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto gelar aksi unjuk rasa di kantor Disdukcapil Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Sejumlah mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Jeneponto yang tergabung dalam gerakan mahasiswa dan pemuda Jeneponto bersatu melakukan aksi di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jeneponto, Jalan Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu, Kamis, 6 Agustus 2020.

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung pukul 15.09 hingga pukul 16.00 Wita yang dikawal ketat oleh aparat Kepolisian dan Satpol PP Jeneponto.

Aksi unjuk rasa yang dipimpin langsung oleh Irsan Karsa itu menyoroti terkait lambatnya atau buruknya pelayanan online Disdukcapil Jeneponto.

“Terlalu banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan online yang diterapkan oleh Disdukcapil Jeneponto, pelayanan online Disdukcapil Jeneponto sangat lamban, dan banyak warga yang tidak terlayani,” kata Koordinator Aksi, Irsan Karsa.

Sementara, salah seorang orator aksi Yudistira dengan tegas menyampaikan,pelayanan pengurusane-KTP dikantor Disdukcapil Jeneponto yang menggunakan sistem online sangat lambat.

Menarik untuk Anda:

“Beberapa bulan lalu keluarga kami telah mendaftar secara online melalui WhatsApp dengan nomor 082346388558, semua persyaratan telah dikirim, namun kemudian tidak terlayani oleh Disdukcapil, bahkannomor WA keluarga kami diblokir oleh nomor WA pelayanan online Disdukcapil Jeneponto,” terang Yudistira.

Terkait dengan lambatnya pelayanan Disdukcapil Jeneponto, para pengunjuk rasa mendesak Bupati Jeneponto untuk mengevaluasi Kepala Disdukcapil Jeneponto.

“Jika tidak mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Kadisdukcapil Jeneponto untuk mundur dari jabatannya,” tegas Yudistira.

Puluhan pengunjunjuk rasa hanya ditemui oleh Kepala Seksi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan, Ahmadi Iskandar.

Padahal, Kepala Bidang pendaftaran dan kependudukan Disdukcapil Jeneponto, Hj Isnawati, ada dalam kantor Disdukcapil Jeneponto saat aksi unjuk rasa berlangsung.

“Apa yang kalian rasakan itu pun yang kami rasakan di sini, kami juga punya keluarga yang mengalami itu, namun kami di Disdukcapil Jeneponto hanya menjalankan sistem berdasarkan aturanDirjen Kependudukan dari pusat, ini diberlakukan karena adanya Pandemi Covid-19,” kata Ahmadi Iskandar.

Sementara, Kepala Bidang pendaftaran dan kependudukan Disdukcapil Jeneponto, Hj Isnawati, kepadaterkini.idmenyampaikan alasannya sehingga tidak menemui para pengunjuk rasa.

“Tadi saya menerima tamu, saya melayani tamu dari inspektorat,” kata Hj Isnawati.

Hj Isnawati mengakui lambatnya layanan online Disdukcapilmerespons pemohon.

“Bagaimana tidak lambat, kalau alat kami terbatas, alat kami cuman satu, bagaimana bisa mau melayani dengan cepat sedangkan pemohon ratusan dalam sehari, kami hanya bisa melayani maksimal 20 pemohon dalam sehari,” jelas Hj Isnawati.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Percepat Pencegahan Stunting, Pemkab Jeneponto Lakukan Hal Ini

Polres dan Disdikbud Jeneponto Kerjasama Pengembangan Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar