Macet Mudik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Jokowi: Kapalnya Sudah Ditambah

Macet Mudik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Jokowi: Kapalnya Sudah Ditambah

R
Ria Oktaviany
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.di, Jakarta – Menanggapi panjangnya antrean di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Jokowi mengatakan bahwa kapal penyeberangan yang beroperasi di Pelabuhan tersebut sudah ditambah. Meskipun sudah ditambah, masih saja terdapat kemacetan.

Alasan kemacetan tersebut dijelaskan Jokowi dalam unggahan akun media sosial resmi Presiden Jokowi pada Selasa, 3 Mei 2022.

Dalam akun Instagram @jokowi, Presiden RI tersebut mengatakan bahwa meskipun kapal sudah ditambah, volume kendaraan masih lebih banyak dibanding dengan kapasitas dermaga.

“Kita tahu penyebabnya yaitu volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas dermaga.” ujarnya.

Kapal yang beroperasi sudah ditambah dari kurang lebih 30 kapal menjadi 50 kapal, namun menurut Joko Widodo jumlah tersebut masih belum cukup dibuktikan dengan masih adanya macet mudik di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. 

Baca Juga

Untuk mengatasi masalah tersebut, Beliau juga turut memberikan solusi.

“Saya kira dermaganya masih harus ditambah.” saran Jokowi.

Setelah 2 tahun tidak bisa mudik akibat pandemi COVID-19, tahun ini pemerintah mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan antar kota dan antar provinsi dengan syarat sudah vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Keluarnya izin tersebut membuat masyarakat berbondong-bondong untuk mudik setelah 2 tahun tidak bisa bertatap muka langsung dengan keluarga. Pemerintah juga melayani mudik tahun ini dengan usaha maksimal baik jalur darat, udara dan juga laut.

Pelabuhan Merak di Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten tersebut adalah pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Jawa dengan Pulau Sumatera. Untuk pemudik daerah Jawa yang ingin menyeberang ke pulau Sumatera biasanya akan pergi ke pelabuhan ini karena waktu menyeberang yang lebih singkat. 

Apalagi untuk pemudik yang membawa kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil dapat diangkut langsung oleh kapal penyeberang roro (roll on-roll off) yang berlabuh di Pelabuhan Merak. 

Kapal dari Pelabuhan Merak akan berlabuh di Pelabuhan Bakauheni Lampung. Sampai di Bakauheni, pemudik bisa melanjutkan perjalanannya lewat jalur darat. 

Membludaknya jumlah pemudik dari Pelabuhan Merak membuat Pelabuhan Bakauheni juga turut mengalami kemacetan. Mudik lebaran tahun ini memang diikuti banyak orang. Hal tersebut juga diakui Jokowi.

“Setidaknya 85,5 juta orang, 23 juta mobil, dan 17 juta sepeda motor melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini. Banyak sekali.” jelasnya dalam unggahan tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.