Terkini.id,Makassar – Sombayya Ri Gowa Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III Raja Gowa ke-38, menganugrahkan gelar ‘Daeng’ kepada Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga dan istrinya. Adapun gelar ‘Daeng’ untuk Kapolres Gowa adalah Daeng Manaba, sementara istrinya diberi gelar Daeng Rannu.
Sombayya Ri Gowa Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III Raja Gowa ke-38 mengatakan gelar ini diberikan bagi para pejabat, para kerabat serta warga biasa yang telah memberikan kontribusi positif dalam mengangkat nama daerah.

Lanjut Andi Idjo menyampaikan bahwa pemberian gelar ini merupakan apresiasi dari kerajaan Gowa selama Kapolres bertugas di Gowa kurang lebih dua tahun lamanya.
“Raja Gowa melihat selama bertugas sebagai Kapolres Gowa telah mengemban tugas dengan sangat baik dan menjaga keamanan termasuk berhasil mengamankan pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan anggota legislatif pada Pemilu April 2019 lalu,” pungkasnya.
Penganugrahan gelar tersebut dilakukan pada acara Pengukuhan sekaligus Rapat Kerja Lembaga Adat Kerajaan Gowa yang berlangsung di Hotel Sultan Alauddin and Convention (area kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin Makassar, Minggu 27 Oktober 2019.

Penganugrahan gelar ditandai dengan pemasangan Songkok Guru khas Bugis Makassar dilakukan langsung oleh Sombayya Ri Gowa turut didampingi sang permaisurinya, Hj Andi Hikma Andi Kumala Idjo dan turut disaksikan para pemangku adat, para Bate Salapang dan seluruh tamu undangan yang hadir.
Sekedar untuk diketahui, gelar yang baru saja diterima Kapolre Gowa bersama istri tersebut ternyata punya makna yang mendalam. Kapolres Gowa bergelar Daeng Mannaba yang berarti membawa ke damaian sedangkan istri, Oni Shinto diberi gelar Daeng Rannu yang berarti pembawa kebahagian dan selalu dirindukan oleh warga Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, mengaku sangat bangga dan mengapresiasi penganugrahan yang diberikan oleh Kerajaan Gowa. Ucapan terima kasih karena selama ini kerjasama antara Polres Gowa dan para perangkat dari kerajaan Gowa membuahkan hasil yang sangat baik dan signifikan untuk menjaga kondusifitas yang ada di kabupaten Gowa.
“Terima kasih atas pengangeragan gelar ini dari Raja Gowa ke-38 dan permaisuri. Kami juga menyampaikan mohon undur diri dari kabupaten Gowa. Pemberian gelar ini menjadi hadiah perpisahan bagi saya yang memasuki akhir masa jabatan sebagai Kapolres Gowa dan saya sangat mengapresiasi atas semua perhatian dari Dewan Adat Gowa,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
