Awal yang Tersendat
Terkini.id, Makassar — PSM Makassar belum sekalipun menang di dua laga awal Super League 2025/2026. Dua kali memimpin, dua kali pula keunggulan buyar.
Masalahnya ada pada pertahanan yang mudah goyah. Di saat itulah kabar baik datang: kembalinya Yuran Fernandes, kapten tim yang selama tiga bulan hanya jadi penonton akibat sanksi Komite Disiplin PSSI.
Senin sore, 18 Agustus, di Lapangan Jakarta International Stadium (JIS), Yuran tampak kembali bergabung dalam sesi latihan. Sosok jangkung asal Cape Verde itu langsung menjadi pusat perhatian.
Setelah larangan bermain berakhir, ia tak membuang waktu untuk kembali memimpin rekan-rekannya.
- Herman Kajang: Jangan Biarkan Nama Kajang Tercoreng oleh Ulah Segelintir Orang
- Tandai 51 Tahun Perjalanan, Sompo Insurance Gelar Festival Seni Budaya dan Kesehatan
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
- Bank Sulselbar Kembali Bersinar, Boyong Dua Penghargaan Banking Customer Experience 2026
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
Kapten yang Hilang
Absennya Yuran sejak Mei lalu meninggalkan lubang besar di lini pertahanan. Duet Aloisio Soares Neto dan Akbar Tanjung memang berusaha menambal kekosongan, namun pertahanan PSM sering tanpa komando.
Kehadiran Yuran akan langsung diuji saat PSM menantang Semen Padang FC di Stadion Haji Agus Salim, Jumat, 22 Agustus pukul 15.30 WIB.
Laga ini menjadi panggung kembalinya sang kapten sekaligus ujian penting bagi Pasukan Ramang.
Strategi yang Berubah
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
