Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengingatkan masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan seiring tren kasus Covid-19 yang terus menurun.
“Ingat, protokol kesehatan dan pembatasan itu berbeda. Protokol itu memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak, itu tak bisa ditawar,” kata Danny Pomanto, Senin, 20 September 2021.
Sementara pembatasan kegiatan masyarakat, kata dia, merujuk pada zona Covid-19 sebuah kota dan bisa berubah-ubah. Hal itu bergantung tingkat penularan Covid-19.
Saat ini, Bed Ocupancy Rate (BOR) untuk skala kota sudah berada pada angka 8,6 persen, BOR ICU 13 persen, dan BOR di KM Umsini hanya 2,5 persen.
“BOR kita sudah sangat rendah,” kata Danny.
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
- Wali Kota Makassar Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
- Hadir di Macawa Fest, Walikota Makassar Apresiasi Ruang Ekspresi Kreatif Anak Muda
Di sisi lain, PPKM Level 4 di Kota Makassar berakhir pada hari ini, Senin, 20 September 2021. Danny menyebut Makassar sudah bisa masuk zona kuning atau PPKM Level 2.
Namun, keputusan resmi tetap berasal dari pemerintah pusat.
“Kalau pemerintah pusat tetapkan kita tetap level 4 maka ada sesuatu yang mesti dijaga, seperti itu,” tuturnya.
Ia mengatakan saat ini pihaknya menunggu petunjuk dari pusat soal status zona Covid-19 di Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
