Terkini.id, Makassar – Merespons jumlah kasus Covid-19 sepekan terakhir yang mengalami peningkatan. Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan 1500 tes usap.
Plt Kepala Diskes Makassar, Agus Djaja Said mengatakan terjadi kenaikan kasus dalam seminggu terakhir. Sehingga pencegahan dengan mencari sumber virus perlu dilakukan.
Ia menambahkan, ribuan tes swab tersebut akan disebar ke 47 puskesmas. Selain itu, pihaknya juga akan menyasar kecamatan dengan jumlah kasus tinggi.
“Kita minta tambahan alat swab sebanyak 1500 dari diskes provinsi. Akan disebar lagi di 47 puskesmas. Kemudian kita akan lihat kecamatan kecamatan mana yang tinggi tingkat penyebarannya itu yang kita Swab massif di daerah itu,” kata Agus.
“Itu juga masukan dari tim ahli tim Epidemiolog Universitas Hasanuddin, Ansariadi. Untuk bagaimana melakukan swab massal di daerah kecamatan yang tinggi tingkat penyebarannya,” katanya.
- Kolaborasi Lintas Negara, Fakultas Vokasi Unhas Bahas Teknologi Akuakultur dan Ilmu Kelautan
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 30.369 Peminat SNBT 2026, Plt Rektor UNM Ingatkan Waspada Joki dan Penipuan
- DPRD Makassar Soroti Pentingnya Akta Kematian dalam Validitas Data Pemilih
- Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Gratis, Pertamina Sulawesi Tegaskan Isu Berbayar Hoaks
Agus menyampaikan, Diskes juga terus melakukan pelacakan (tracking). Sebagai upaya tindak lanjut dari tes swab massal tahap pertama di 47 kecamatan.
“Setelah kita melakukan swab kan kita lanjutkan tracking orang yang pernah kontak dengan positif,” bebernya.
Dengan begitu, ia berharap, kasus di Makassar bisa kembali turun. Pasalnya, status zona oranye Kota Makassar bisa ke arah yang lebih baik lagi yaitu zona kuning akhir tahun mendatang.
“Itu adalah tahapan yang kita lakukan untuk masuk di zona kuning akhir Desember. Memang kita perbanyak swab untuk mencapai itu,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
