Terkini.id, Makassar – Kasus Covid-19 khusus di Kota Makassar mencapai angka 606 pasien per Kamis 21 Mei 2020 kemarin dengan penambahan 18 pasien sepanjang hari kemarin.
Angka itu berkontribusi terhadap peningkatan kasus covid Sulsel yang mencapai angka 1.135 per Kamis kemarin dengan penambahan kasus baru sebanyak 34 pasien.
Namun di tengah peningkatan angka kasus tersebut, Pemerintah Kota Makassar memilih untuk tidak melanjutkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.
Pemkot Makassat bahkan akan membolehkan toko toko untuk beroperasi kembali.
Penjabat Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf telah menegaskan tak akan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk tahap ketiga.
- Reses Kedua, Anggota DPRD Makassar William Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tallo
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Edukasi Safety Riding bagi Siswa SMAN 20 Gowa
- Cetak SDM Pertanian Profesional, Polbangtan Kementan Monitoring Mahasiswa Magang di Batu Malang
- BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan RI Kompak Tingkatkan Perlindungan Pekerja Rentan di Sulawesi-Maluku
- Polbangtan Kementan, Dorong Generasi Muda, Bangun Startup Pertanian dan Peternakan Kompetitif
Yusran mengungkapkan akan mengganti Peraturan Wali Kota (Perwali) yang selama ini menjadi payung hukum selama penerapan PSBB dengan Perwali baru.
“PSBB jelas tidak dilanjutkan, tetapi kita sudah membuat Perwali baru tentang penerapan protokol kesehatan,” terang Yusran, Kamis, 21 Mei 2020.
Menurut Yusran, Perwali yang baru nantinya akan mengikuti peraturan yang telah dibuat oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).
“Kurang lebih hampir sama. Kita mengadopsi protokol kesehatan yang dibuat oleh BNPB Pusat,” ucapnya.
Yusran mengatakan semua toko setelah PSBB berakhir akan diperbolehkan untuk beroperasi selama menerapkan protokol kesehatan.
“Kalau kemarin kan ada beberapa Toko ditutup, kalau sekarang semua boleh membuka, sepanjang dia menerapkan prosedur kesehatan,” katanya.
“Aturannya sama, antara lain social distancing, jaga jarak, pake masker. Hanya memang lebih dibuka ruang,” terang mantan Dekan Fakultas Kehutanan Unhas tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
