Kasus Mutasi Virus Corona Disebut sebagai Imported Case, Benarkah dari Arab?

Kasus Mutasi Virus Corona Disebut sebagai Imported Case, Benarkah dari Arab?

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Jubir alias juru bicara vaksinasi Covid-19, yakni Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa laporan dua kasus mutasi virus Corona dengan kode B.1.1.7 berasal dari warga negara Indonesia yang tiba dari Arab Saudi.

“Dari pelaku perjalanan yang pulang dari Arab,” jelas Nadia pada hari Rabu kemarin, 3 Maret 2021, dilansir dari mediaindonesia.

Nadia menerangkan bahwasanya virus Corona adalah tipe virus RNA (ribonucleic acid) yang secara alami mudah mengalami mutasi.

Lalu seperti yang diketahui, mutasi memang merupakan kemampuan yang dimiliki oleh virus untuk bertahan hidup.

“Tipe virus RNA (ribonucleic acid) yang secara alami mudah mengalami mutasi,” ujarnya.

Baca Juga

Nadia mengaku bahwa ia belum mendapatkan konfirmasi terkait mutasi virus Corona yang disebut-sebut lebih cepat menular dan bersifat jauh lebih ganas.

“Belum mendapat laporan bukti bahwa virus mutasi Covid-19 ini lebih tinggi tingkat keganasannya,” jelasnya lagi.

Bagaimanapun, menurutnya, mutasi virus Corona B.1.1.7 berbeda dari virus yang muncul pertama kali di Wuhan, Tiongkok.

Namun, dari beberapa penelitian di negara lain, diketahui bahwa varian baru B.1.1.7 ini katanya lebih cepat menular, meski tidak lebih mematikan.

Jubir vaksinasi Covid-19 itu lantas meminta masyarakat Indonesia untuk tetap disiplin dalam menjaga protokol kesehatan 3M guna mencegah penularan virus. 

“Untuk mengetahui secara dini jika ada kemungkinan Covid-19 (yaitu) dengan tes dini dan melakukan isolasi,” pungkasnya.

Sebelumnya memang diketahui bahwa sebanyak dua tenaga kerja Indonesia asal Karawang, Jawa Barat, M 40 dan A 45 terpapar varian baru virus Corona B.1.1.7.

Kedua pekerja itu dikabarkan baru kembali dari perjalanan Arab Saudi bersama 49 orang lainnya menggunakan maskapai Qatar Airways pada hari Kamis lalu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.