Keberadaan KM Ayska Simpang Siur, Ini Penjelasan BPBD dan Tim SAR

KM Ayska
Keluarga korban mendatangi kantor SAR Bau-bau/ Ist

Terkini.id, Makassar – Sebuah kapal nelayan hilang kontak di perairan Bulukumba dan Sinjai Sulawesi Selatan. Kapal tersebut bermuatan tujuh orang Anak Buah Kapal (ABK) tersebut dikabarkan hilang kontak, sejak Minggu 15 November 2020 lalu.

Keterangan yang dihimpun, kapal nelayan hilang kontak di koordinat 05°38’995″LS-121°22’353″BT berjenis kapal kayu muatan hanya mengangkut tali. Kapal nelayan dengan nama KM Aiska warna merah itu diduga mengalami mati mesin.

Kepala BPBD Bulukumba, Andi Akrim Amir, membenarkan adanya laporan kapal nelayan yang saat ini sedang dicari oleh tim gabungan dan masyarakat.Namun, pihaknya masih memastikan nasib kapal tersebut. Pengumpulan data pun masih dilakukan pihaknya.

Saat ditanya soal kabar terkini keberadaan kapal tersebut, Andi Akrim mengatakan berdasarkan komunikasi dengan Pos SAR Bantaeng, kapal sudah lego jangkar di perairan Kabaena, sebuah pulau diwilayah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Berdasarkan komunikasi kami dengan pos SAR Bantaeng betul kapal sudah lego jangkar di perairan Kabaena Kendari. Kapal tersebut patah hasnya sehingga sekarang menunggu alat tersebut dan juga kalau memungkinkan menunggu kapal untuk menarik dinda,” tutur Akrim.

Menarik untuk Anda:

Sementara Kasi Ops Basarnas Kendari, Hidayat mengatakan info dari SAR Makassar jika posisi kapal sudah berada di pelabuhan Pammatata Selayar.

“Jadi info dari Makassar, kapal termasuk ABK sudah ada di dermagaPammatata Selayar. Saya dapat informasi dari Makassar sekitar pukul 09.00 Wita dapat info dari Makassar. Kapal tidak patah, kapal dan ABK dikabarkan sudah di Selayar.

Sementara Komandan Pos SAR Selayar, Febriyanto saat dikonfirmasi terkini.id mengatakan saat ini pihaknya masih mencari info A1 soalnya ada beberapa kapal yang terdampar di Selayar ternyata setelah pihaknya mengkroscek ternyata bukan KM Aiska.

“Kami sudah kroscek ternyata bukan KM Aiska, tetapi kami masih mencari informasinya. Saat ini kami masih tetap memantau dan sampai saat ini belum ada info A1. Informasi yang beredar jika KM Aiska dan ABKnya berada di Selayar saat ini masih kami pantau. Ditunggu info selanjutnya,” bebernya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tambah 156 Orang, Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Capai 17.355

Sambil Menunggu Vaksin, Ahli Kesehatan: Masyarakat Tak Boleh Abaikan Protokol 3M

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar