Terkini.id, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo berhasil mengungkap adanya indikasi kecurangan pelaksanaan SKD CPNS 2021. Sebanyak 225 peserta terancam akan didiskualifikasi .
“Dilakukan verifikasi dan validasi terhadap 225 peserta yang diduga melakukan kecurangan,” kata Tjahjo dilansir dari Medcom, Rabu, 27 Oktober 2021.
Menindaklanjuti hal tersebut, Tjahjo mengatakan panitia seleksi nasional beserta seluruh lembaga terkait, seperti Badan Kepegawaian Negara (BKN), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah melakukan pembahasan terkait peserta yang terindikasi curang.
Hasil pembahasan tersebut, seluruh pihak menyepakati peserta yang terlibat akan dijatuhi sanksi dengan cara didiskualifikasi.
“Pansel dan BKN serta KemenPANRB sedang membahas strategi untuk mendiskualifikasi peserta yang curang tanpa membuat gaduh,” ucapnya.
- Pesan Menpan RB Kepada CPNS yang Mengundurkan Diri: Kalau Mau Lebih, Ya Bisnis
- Ada Kecurangan di SKD CPNS, Komisi II DPR: Segera Lakukan Seleksi Ulang Secara Menyeluruh!
- Waduh, Seleksi CPNS di Makassar Banyak yang Main Curang
- Ingat! Hari Ini Pengumuman Hasil SKD CPNS 2021, Berikut Cara Ceknya
- Kisi-kisi SKB CPNS 2021 dan Ketentuan Kelulusan Peserta
Menurut Tjahjo, diskualifikasi harus segera disampaikan kepada masing-masing instansi terkait.
Namun, peserta bisa saja mengajukan gugatan apabila dapat membuktikan yang bersangkutan tidak curang seperti yang dituduhkan.
“Peserta yang bersangkutan dapat diuji ulang,” ucap Tjahjo.
Tak hanya itu, Tjahjo juga setuju agar seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan kecurangan segera ditindak tegas sesuai peraturan perundangan.
“BKN yang memproses detailnya,” ujar Tjahjo.
Berdasarkan data laporan yang diterima, tercatat sebanyak 225 peserta terlibat melakukan kecurangan SKD CPNS tersebut tersebar di 9 titik lokasi seleksi.
Peserta yang curang berasal dari Kabupaten Buol 27 orang, Kabupaten Enrekang 5 orang, serta Kabupaten Mamuju, Pasang Kayu 40 orang. Lalu, Mandiri Lampung 23 orang, Kabupaten Mamasa 19 orang, Kabupaten Sidenreng Rappang 62 orang, Kabupaten Luwu 4 orang, Kabupaten Buton Selatan 41 orang, dan Mandiri Kumham Sulawesi Selatan 4.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
