Terkini.id, Internasional– Taliban dan Afganistan kini tengah menjadi pembicaraan publik dan bahkan disorot dunia.
Terbaru, kelakuan kelompok Taliban kembali dibicarakan lantaran mereka mengolesi wajah dua pria di Herat, Afganistan, dengan aspal lalu diseret dengan tali yang diikat di leher.
Pemandangan tak beradab dan menyedihkan itu terjadi setelah Herat direbut kelompok Taliban.
Namun, nyatanya itu hanyalah sebagian dari pemandangan, yang menurut para aktivis HAM alias hak asasi manusia, tanda-tanda era kegelapan.
Taliban sendiri telah mengklaim kemenangan di Afganistan dengan menyatakan ‘perang telah berakhir’.
- Taliban Ingkar Janji, Kesaksian Presenter Perempuan Afganistan Dilarang Kerja: Karyawan Pria Diizinkan, Saya Diancam!
- Tanggapi Video Taliban Bantai Warga Afghanistan, Ferdinand: Lebih Brutal dari Hewan
- Taliban Bantai Warga Afghanistan yang Hendak Kabur, Mayat Diseret ke Jalan
- Usai Puas Nikmati Wahana, Taliban Justru Bakar Taman Hiburan di Afganistan, Alasannya karena Ini
- Berjanji Lindungi Hak Perempuan, Taliban Justru Tembak Mati Wanita Afganistan karena Tak Pakai Burqa
Dilansir terkini.id dari Sindo pada Senin, 16 Agustus 2021, kelompok Islam puritan itu pertama kali menguasai Afganistan pada 1994 yang dipimpin oleh mantan komandan kelompok Mujahidin, Mohammad Omar.
Taliban terkenal memberlakukan hukum Islam yang keras versi mereka sendiri, termasuk merajam orang-orang yang dicurigai berzina dan melakukan eksekusi di depan umum.
Perempuan dilarang bekerja, anak perempuan dilarang bersekolah. Laki-laki dilarang mencukur janggut dan perempuan dipaksa memakai burka dari kepala sampai ujung kaki.
Banyak dari hal itu kemudian berubah ketika Amerika Serikat (AS) menginvasi rezim Taliban pada tahun 2001, di mana perempuan dan etnis minoritas diberikan kebebasan yang lebih besar.
Sekarang Taliban kembali di ambang mengambil alih kekuasaan setelah menguasai Istana kepresidenan di Kabul.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
