
Terkini.id, Makassar – Rabu (29/4/2020) pukul 14.00 wita bertempat di balai kota Makassar tim gabungan percepatan penanganan wabah Covid-19 kota Makassar mengadakan apel siang, sebelum bergerak penertibkan para pengusaha nakal kota Makassar yang mencoba bermain mencuri waktu untuk membuka usahanya di masa PSBB hari ke enam.
Penertiban pengusaha nakal dimulai dari jalan Irian, bergerak ke utara kota menyusuri tentara pelajar, andalas, latimojong, veteran selatan, rappocini, panakkukang, todopuli, Abd dg. Sirua, perintis kemerdekaan, kima daya dan kembali perintis kemerdekaan, veteran selatan, Dr. Ratulangi finish di anjungan losari.
Peneriban kali ini menyasar pegusaha nakal yang mencoba menabrak bermain kucing-kucingan dengan perwali 22 tahun 2020 tentang PSBB dan pedangan di sisi jalan yang juga dapat menimbulkan berkumpulnya orang-orang. Tim gabungan percepatan penanggulangan wabah covid-19 ini terdiri dari satuan pamong praja, TNI (PM) Polri,serta dishub bergerak cepat mencegah dan menutup paksa jualan yang masih buka pada masa PSBB agar tidak ada tempat berkumpul atau bertemu orang-orang guna memutus mata rantai covid-19 ini.
Ada puluhan toko dan lapak di siram oleh tim gabungan percepatan penanggulangan wabah covid-19 kota Makassar. Irwan Kabag. Linmas kota Makassar yang menjadi moderator dalam mobil damkar, selalu menghimbau tak henti dari dalam mobil guna memberikan pengajaran kepada masyarakat yang dilalui oleh tim gabungan tersebut.
“Mari kita bersama saling membantu menaati perwali 22 tahun 2020 tentang PSBB guna memutus segera penyebaran virus corona. Himbauan kepada pengusaha kota makassar agar segera menutup usahanya agar membatasi berkumpulnya orang di toko anda,” demikian himbauan yang di berikan oleh Irwan.
Aksi penutupan usaha nakal pun hari ini menuai banyak kritika omelan dan tidak jarang ada pujian bagi tim penegak perwali beserta tim gabungannya.
“Kami ini rugi barang kami basah, berikan kami kehidupan dimasa PSBB ini, maka kami tidak membuka usaha kami,” ujar salah satu pedagang di bilangan veteran selatan.
“Ini tindakan bagus, terlalu banyak penjual bermunculan setelah mall di PSBB tutup,” ujar pengguna jalan di perintis kemerdekaan meskipun mereka ikut basah oleh siraman pemadam.
“Tindakan kami ini akan terus kami lakukan, terserah bagaimana masyarakat menilai. Kami ingin membuat masyarakat terlepas dari corona. Disuruh diam dirumah jangan buka toko, tidak ada yang dengar. Mereka pikir mudah memutus mata rantai corona jika tidak ada rasa kebersamaan. Kota makassar ini sudah masuk zona merah, melihat penderita corona dibandingkan jumlah penduduk kota makassar,” ujar Iman Hud Kasatpol PP kota Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
